Prabowo Beri Pengarahan 400 Calon Pemimpin Masa Depan BUMN

Bogor — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat atau pengarahan kepada 400 peserta angkatan pertama Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (24/5).

P3MD merupakan wadah pembinaan calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diinisiasi Prabowo bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Program ini tidak hanya membekali kemampuan profesional peserta, tetapi juga karakter kepemimpinan dan integritas yang kuat.

P3MD dirancang sejalan dengan visi Prabowo dalam membangun tata kelola BUMN yang lebih baik melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

Program ini menjadi salah satu upaya Prabowo dalam menyiapkan kader-kader terbaik untuk memimpin perusahaan BUMN di masa mendatang.

Fokus utama program ini adalah mencetak pemimpin dengan kapasitas intelektual, kemampuan pengambilan keputusan, serta komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pendidikan dalam program ini berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi ke dalam tiga fase utama. Pada tahap awal, peserta akan menjalani pelatihan pembentukan karakter dan kedisiplinan selama tiga bulan.

Lebih lanjut, peserta mendapatkan pembekalan manajerial serta strategi pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Tahapan terakhir diisi dengan program magang selama dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, dan perusahaan BUMN.

Melalui program ini, pemerintah ingin menyiapkan generasi baru pemimpin BUMN yang mampu menghadapi tantangan global, mendorong transformasi perusahaan negara, serta memperkuat daya saing Indonesia di masa depan.

Seleksi ketat

Salah satu peserta, Zhirazzi Dimas Prasetyo, dari PT Bank Negara Indonesia (BNI), mengaku bangga menjadi bagian dari program pengembangan calon pemimpin nasional tersebut.

“Ya, saya merasa bangga menjadi salah satu peserta dari 400 total yang ada,” ujar Zhirazzi.

Ia menjelaskan, proses seleksi P3MD berlangsung sangat ketat dengan jumlah pendaftar mencapai 6.000 orang sebelum akhirnya disaring menjadi 400 peserta terbaik.

Zhirazzi mengungkapkan, pesan Presiden Prabowo mengenai pentingnya mental ideologi. Hal itu menjadi yang paling membekas selama mengikuti taklimat di Hambalang.

Erlin Shofiana, peserta dari PT Pupuk Indonesia, mengaku antusias dan bangga dapat terlibat dalam program ini. Menurutnya, P3MD menjadi wadah pengembangan kepemimpinan sekaligus penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kita harap (program ini) terus dikawal sampai dengan output yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” tuturnya.

Aizna Syachkalita, peserta dari PT Pupuk Kalimantan Timur, optimistis program ini bertujuan jangka panjang, yakni dalam mempersiapkan kemandirian bangsa, khususnya melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Berita Lainnya

Warga Jakarta Bersatu Desak Pantai Ancol Gratis untuk Semua, Tiket Wahana Tetap...

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu meluncurkan petisi bertajuk #AncolUntukSemua. Melalui petisi tersebut, mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses gratis bagi masyarakat yang...

Warga Gelar Aksi di Bundaran HI, Desak Tiket Masuk Pantai Ancol Digratiskan

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi solidaritas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026). Dalam aksi ini, mereka menyuarakan tuntutan...

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS