Jakarta – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 pada Selasa (17/2/2026), Polda Metro Jaya menyiagakan ratusan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa sebanyak 155 personel diterjunkan, terdiri dari satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Dit Samapta berjumlah 75 personel dan satu SSK Satbrimob sebanyak 80 personel.
“Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup di tempat ibadah serta lokasi perayaan, disertai peningkatan patroli di wilayah rawan, pusat keramaian, dan jalur menuju vihara maupun klenteng,” jelas Budi, Senin (16/2) di Jakarta.
Polda Metro Jaya juga menggelar apel kesiapsiagaan, sterilisasi lokasi, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi intens dengan pengurus tempat ibadah dan instansi terkait. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kerumunan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Perayaan Imlek Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari hingga 3 Maret di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dengan tema Harmoni Nusantara. Festival menampilkan ragam kegiatan, termasuk Festival Lentera di berbagai kota, pasar kuliner akulturasi budaya, museum terbuka Tionghoa, serta Parade Imlek Nusantara dengan pertunjukan barongsai.
Puncak perayaan akan diselenggarakan secara terbuka dengan menampilkan atraksi seni bela diri seperti silat dan wushu. Selain di Jakarta, Imlek Festival 2026 juga digelar di sejumlah kota besar, antara lain Singkawang, Palembang, Solo, Semarang, Manado, Makassar, Surabaya, Medan, Bogor, Batam, dan Pontianak, dengan berbagai ekspresi budaya lokal yang menegaskan semangat Harmoni Nusantara.
Dengan kesiapsiagaan aparat dan ragam kegiatan yang inklusif, pemerintah menegaskan perayaan Imlek 2026 dapat dinikmati seluruh masyarakat secara aman dan meriah.
