Usai Stagnan, Harga Emas Antam Kini Malah Turun Tajam

JAKARTA – Harga emas batangan bersertifikat keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, Kamis (19/12), setelah sebelumnya sempat stagnan.

Sebagaimana dihimpun Holopis.com dari laman resmi logammulia.com, harga emas Antam pada hari ini turun Rp 15.000 per gram, dari yang semula di harga Rp 1.520.000 menjadi Rp 1.505.000 per gram.

Begitu pun dengan harga penjualan kembali alias harga buyback emas Antam, yang pada hari ini mengalami penurunan lebih dalam sebesar Rp 18.000 menjadi Rp 1.354.000 per gram.

Sebagaimana diketahui, PT Antam sendiri merupakan perusahaan pelat merah yang menjual emas batangan keluaran mereka dengan berbagai ukuran mulai dari yang terkecil 0,5 gram hingga yang terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram.

Biasanya, harga emas batangan dengan ukuran kecil atau satuan berat yang kecil akan lebih mahal dibanding emas dengan ukuran besar. Hal ini karena adanya biaya tambahan untuk pencetakan.

Setiap pembelian emas batangan Antam akan dikenakan pajak berupa PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun, pajak akan lebih rendah, yakni sebesar 0,45 persen apabila pembeli melampirkan bukti NPWP saat melakukan transaksi.

Pembebanan PPh 22 juga berlaku untuk transaksi buyback emas batangan Antam. Untuk transaksi dengan nilai lebih dari Rp10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non NPWP.

Berikut rincian harga emas Antam pada hari ini berdasarkan satuan berat :

Harga emas 0,5 gram: Rp 802.500
Harga emas 1 gram: Rp 1.505.000
Harga emas 2 gram: Rp 2.950.000
Harga emas 3 gram: Rp 4.400.000
Harga emas 5 gram: Rp 7.300.000
Harga emas 10 gram: Rp 14.545.000
Harga emas 25 gram: Rp 36.237.000
Harga emas 50 gram: Rp 72.395.000
Harga emas 100 gram: Rp 144.712.000
Harga emas 250 gram: Rp 361.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 722.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.445.600.000.

Berita Lainnya

Prabowo Targetkan Produksi Motor Listrik Nasional Tembus 2 Juta Unit

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mendorong industri dalam negeri meningkatkan kapasitas produksi motor listrik hingga mencapai 2 juta unit. Target tersebut disampaikan setelah...

ATR/BPN Siapkan 4 Instrumen Pertanahan untuk Dukung Ketahanan Energi Pertamina

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan empat instrumen strategis untuk membantu PT Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Empat instrumen...

Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Tegaskan Bakti TNI-Polri untuk Rakyat

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan ribuan infrastruktur hasil pembangunan TNI dan Polri menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Infrastruktur yang diresmikan mencakup...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS