Teroris Papua Tewas Terkena Tembakan

JAKARTA – Seorang anggota teroris Papua yang diduga menjadi pelaku penembakan Bripda Norman Rumabar tewas akibat luka tembak.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan, kondisi jenazah saat ini telah dievakuasi setelah sebelumnya sempat ditemukan masyarakat di Kali Uli, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya,Papua Tengah.

“Setelah mendapat laporan tersebut, kemudian dilakukan evakuasi dan jenazahnya dibawa ke RSUD Mulia,” kata Benny dalam pernyataannya Kamis (12/12).

“Setelah mendapat laporan tersebut, kemudian dilakukan evakuasi dan jenazahnya dibawa ke RSUD Mulia,” sambungnya.

Bripda Norman Rumabar sendiri sebelumnya diketahui terjadi pada Selasa (10/12) di Kampung Lungguineri, Distrik Pagaleme. Anggota Polres Puncak Jaya itu diketahui terkena tembakan di bagian kaki.

Sementara itu, Kepala Distrik Muara, Yoses Kogoya secara terpisah mengatakan, setelah terjadi penembakan pihak keamanan melakukan pengejaran hingga ke arah Kali Ulu.

“Benar jenazah itu adalah anggota KKB yang melakukan penembakan,” kata Yoses Kogoya.

Bripda Norman Rumabar, saat ini dirawat di RS Bhayangkara Jayapura, setelah dievakuasi dari RSUD Mulia untuk mendapat penanganan instensif di rumah sakit milik Polri.

Berita Lainnya

Prabowo: Uang Rp10 Triliun yang Diselamatkan Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dana Rp10,2 triliun yang berhasil dikembalikan ke negara dapat dimanfaatkan langsung untuk kepentingan rakyat, salah satunya merenovasi ribuan...

Prabowo Minta Bunga Kredit Keluarga Miskin Turun di Bawah 9 Persen

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar bunga kredit untuk keluarga prasejahtera diturunkan menjadi di bawah 9 persen. Kebijakan itu disampaikan sebagai langkah pemerintah...

Prabowo Perintahkan Satgas Deregulasi Dibentuk, Izin Usaha Diminta Tak Berbelit

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta pembentukan satuan tugas (satgas) percepatan deregulasi guna memangkas aturan dan perizinan usaha yang dinilai terlalu rumit serta memakan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS