Selain Australia, Pemerintah Sebut Filipina dan India Minati Pupuk Urea Asal Indonesia

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan India dan Filipina berminat mengimpor pupuk urea dari Indonesia, seiring posisi produksi nasional yang saat ini mengalami surplus sejauh ini.

“Pupuk kita mengalami surplus sehingga beberapa negara, seperti India, Filipina, maupun Australia meminta kepada Indonesia,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Kamis (23/4).

Menurut Airlangga, salah satu faktor utama yang mendorong permintaan tersebut adalah harga pupuk Indonesia yang kompetitif. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang menetapkan harga gas bagi industri pupuk di kisaran USD 6 per MMBTU guna menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET).

Namun demikian, hingga saat ini pemerintah baru menyetujui ekspor pupuk urea ke Australia. Adapun kemarin, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui ekspor pupuk ke negara tersebut sebesar 250 ribu ton, yang disambut baik oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

“Jadi, Indonesia punya resiliensi di sektor pangan, terutama karena dari segi pupuk urea juga aman,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan sejumlah negara, seperti India, Filipina, Thailand, dan Brasil, berminat mengimpor pupuk urea dari Indonesia dengan total volume mencapai 1 juta ton. Hal ini terjadi menyusul produksi nasional sebesar 7,8 juta ton, yang melebihi kebutuhan domestik sebesar 6,3 juta ton.

Dengan pendekatan tersebut, ekspor tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, tetapi juga tetap menjamin ketersediaan pupuk bagi kebutuhan petani di dalam negeri.

Berita Lainnya

Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Kasus ISPA Turun Jadi 1.500 per Hari...

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jumlah kasus harian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan...

Politikus Gerindra Dukung Mekanisme In Rem dalam RUU Perampasan Aset

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mendukung penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset agar...

3 Gunung Api Masih Siaga, BNPB Ingatkan Ancaman Erupsi hingga Lahar Hujan

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga gunung api di Indonesia yang masih berstatus Level III...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS