Pigai: Kami Terima Koreksi Bagi Pihak yang Keberatan Soal KUHAP

Jakarta – Setidaknya 80 persen daei revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai telah sesuai dengan nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini disampaikan oleh Menteri HAM NAtalius Pigai saat menghadiri ‘Kick Off Satu Data HAM’ di Jakarta, hari ini.

Diketahui, Kick Off Satu Data HAM ini diseb=but-sebut sebagai tonggak dimulainya intgrasi dan interoperabilitas data HAM antarsektor.

“Boleh saya jujur, Undang-Undang KUHAP itu proses penegakan hukum , baik itu criminal justice system, human right justice system, terutama criminal justice system, proses penegakan hukum dalam peradilan kriminal di Indonesia itu unsur hak asasi manusia 80% ujarnya, dalam kesempatan tersebut.

Kendati demikian, Pigai meminta kepada pihak-pihak yang masih keberatan dengan KUHAP nbaru untuk diskusi, bahkan ia siap menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak.

“Oleh karena itu, jika ada yang masih merasa keberatan, Kementerian HAM membuka pintu selebar-lebarnya untuk melakukan koreksi,” tutupnya.

Berita Lainnya

388 Pelajar SUGT Tembus Kampus Top Dunia, Naik 177 Persen

Jakarta - Prestasi pelajar Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) di tingkat internasional kembali mencatat peningkatan. Sebanyak 388 siswa berhasil lolos seleksi masuk berbagai perguruan...

Perlinsos Digital Pangkas Verifikasi Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit

Jakarta – Pemerintah terus mendorong digitalisasi layanan perlindungan sosial (Perlinsos) untuk mempercepat proses pendaftaran dan memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi...

Kelilingi Lokasi Gempa NTT, Fernando Dorong Ambulans Udara segera Direalisasikan

Jakarta - Kondisi geografis Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdiri atas banyak pulau menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS