Hadir di Forum Bloomberg, Jokowi Dinilai Remehkan Kasus Ijazah Palsu!

Jakarta – Kehadiran Jokowi di Forum Internasional Bloomberg ternyata mendapat kritikan pedas. Pasalnya, mantan Wali Kota Solo itu dinilai menganggap enteng masalah kaus ijazah palu yang menerpa dirinya.

“Jokowi harus diingatkan juga bahwa jangan anggap enteng masalah ijazah palsu ini, karena akibat kasus ini se-Indonesia gaduh, padahal jika diperlihatkan ijazahnya kan gak segaduh ini,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, dalam keterangan resminya hari ini.

Adapun dengan menunjukkan ijazah asli kepada publik kata Iwan, adalah hal yang sangat wajar. Terlebih masyarakat mempertanyakan ijazah asli milik sosok yang sering disebut-sebut Mulyono oleh netizen se-Indonesia ini.

“Kalau tidak bisa dimenangkan kasus ini di pengadilan, akan berakibat buruk pada citra dan kredibilitasnya. Terutama akan berdampak buruk kepada nasib politik anak-anaknya di masa mendatang,” tambah Iwan.

Sebagai informasi, Jokowi pada Kamis (20/11/2025) sempat mengikuti jamuan makan malam Bloomberg New Economy Forum, di New Capella Hotel, Singapura bersama pendiri Bloomberg, Mike Bloomberg dan tokoh penting lainnya.

“Bapak diundang Gala Dinner oleh Bloomberg dan diberikan tempat duduk makan malam di sebelah Mike Bloomberg,” ungkap ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

Berita Lainnya

Boyong 5 Menteri dan 2 Wamen ke Bali, Bahlil Cetak Rekor Spektakuler...

Jakarta - Catatan rekor anyar diukir Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam agenda safari politiknya. Bahlil memboyong rombongan besar...

Menkum Minta Jajaran Kemenkum Aktif Patroli Siber Pantau Keluhan Warga

Jakarta - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas meminta jajarannya aktif melakukan patroli siber untuk memantau aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat terkait layanan Kementerian...

Pemkab Sigi Integrasikan Data Pertanahan dan Pajak untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, menggandeng Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sigi untuk mengintegrasikan data pertanahan dengan data...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS