Pemprov Banten Siapkan Aplikasi Pengawas WFH ASN, Kinerja Dipantau Real-Time

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merancang sistem aplikasi khusus untuk memantau kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) setiap hari Jumat.

Gubernur Banten, Andra Soni menyampaikan bahwa aplikasi tersebut akan menjadi instrumen pengawasan sekaligus alat ukur efektivitas kerja ASN selama menjalankan tugas secara daring. Sistem ini dilengkapi fitur absensi langsung serta pelacakan lokasi guna memastikan kehadiran dan aktivitas pegawai tetap terpantau.

“Kami akan siapkan aplikasi untuk memantau, serta alat ukur efektivitas. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kami sarankan mendukung surat edaran ini,” kata Andra dikutip, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan, meskipun kebijakan WFH diberlakukan, pengawasan terhadap kinerja ASN tetap dilakukan secara ketat. Namun demikian, aturan ini tidak berlaku bagi pejabat eselon I dan II yang tetap diwajibkan bekerja dari kantor.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Ai Dewi Suzana, menjelaskan bahwa aplikasi tersebut mewajibkan ASN melaporkan seluruh aktivitas kerja dan capaian harian secara langsung.

“Untuk absen live, tidak boleh berhenti dan harus share location. Meskipun ada potensi kecurangan, mereka tetap wajib melaporkan apa saja yang dilakukan selama jam kerja,” tuturnya.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan waktu kerja sekaligus menjadi indikator dalam menilai efektivitas kebijakan WFH yang juga bertujuan mengurangi konsumsi energi di lingkungan pemerintahan.

Selain pengawasan berbasis digital, Pemprov Banten juga akan menguji coba pembatasan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN. Program ini akan dimulai di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada pekan depan, dengan mendorong seluruh pegawai menggunakan transportasi umum.

“Kita coba selama satu minggu mulai Senin, lalu akan kita evaluasi. Harapannya, langkah ini mampu menekan konsumsi BBM di sektor pemerintahan dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam upaya penghematan energi nasional,” katanya.

Berita Lainnya

Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 6,5 Persen pada 2027

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Hal itu akan...

KKP Jembatani Hasil Produk KNMP & Budidaya Tematik Bantul Masuk ke SPPG...

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengupayakan perluasan akses pasar bagi komoditas perikanan yang dihasilkan dari program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP),...

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Serentak, Antam Tembus Rp2,8 Juta per...

Jakarta - Harga emas di Pegadaian pada Rabu pagi mengalami kenaikan untuk seluruh produk utama, yakni UBS, Antam, dan Galeri24. Berdasarkan pantauan di laman...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS