Pemeriksaan Kesehatan Diperketat, Wamenhaj Sebut Kematian Jemaah Haji Turun Drastis

Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan angka kematian jemaah haji Indonesia di Tanah Suci pada musim haji 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pada tanggal yang sama tahun lalu itu jumlah yang wafat 46 sampai 48 orang. Nah tahun ini turun drastis, pada tanggal yang sama ini 24 orang,” kata Dahnil di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Menurut dia, penurunan jumlah jemaah wafat tidak lepas dari kebijakan pengetatan pemeriksaan kesehatan atau istirahat kesehatan bagi calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.

Dahnil menegaskan pemerintah terus memperketat proses pemeriksaan kesehatan demi memastikan jemaah benar-benar siap menjalani rangkaian ibadah haji.

“(Penurunan) ini akibat dari memang kita sangat ketat terkait dengan istithaah. Dan saya juga dengan Pak Menteri berulang kali menyampaikan harus lebih ketat. Bukan berarti ini angka statistik ya, kami tidak ingin ada yang bertambah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, mayoritas jemaah yang meninggal dunia justru berasal dari kelompok usia 40 hingga 50 tahun, bukan jemaah lanjut usia seperti yang banyak diperkirakan.

Menurut Dahnil, sebagian jemaah usia produktif merasa kondisi fisiknya kuat sehingga memaksakan diri menjalankan aktivitas ibadah secara berlebihan.

“Yang wafat itu justru orang-orang yang berusia 50-40. Kenapa? Karena rata-rata beliau-beliau ini merasa sehat, kemudian memforsir kegiatan ibadah. Tanpa sadar kemudian akhirnya mereka tenaganya berkurang, penyakit kemudian muncul, kecapean akhirnya ada yang wafat,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah Arab Saudi juga disebut terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan kesehatan guna menekan angka kematian jemaah selama musim haji berlangsung.

Dahnil berharap jumlah jemaah wafat tahun ini dapat ditekan jauh di bawah angka musim haji sebelumnya yang mencapai sekitar 460 orang.

“Tahun lalu kan 460-an orang yang wafat, tahun ini mudah-mudahan tidak sampai ratusan lah. Kita berharap tentu berdoa semuanya sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan kualitas pelayanan jemaah turut menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi kesehatan para peserta haji selama berada di Tanah Suci.

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, Dahnil mengimbau seluruh jemaah agar menjaga stamina, memperbanyak istirahat, dan tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan.

“Untuk jemaah kita berharap fokus persiapan puncak haji, istirahat yang cukup,” katanya.

Berita Lainnya

Prabowo Tiba di Parlemen, Sidang Tahunan MPR 2026 Segera Dimulai

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Kehadirannya untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan...

Jokowi hingga JK Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026 di Senayan

Jakarta - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks...

Prabowo Targetkan Produksi Motor Listrik Nasional Tembus 2 Juta Unit

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mendorong industri dalam negeri meningkatkan kapasitas produksi motor listrik hingga mencapai 2 juta unit. Target tersebut disampaikan setelah...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS