Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Stagnan di Level Segini

JAKARTA – Harga emas batangan bersertifikat keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau masih belum berubah alias stagnan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (16/12).

Sebagaimana dihimpun Holopis.com dari laman resmi logammulia.com, harga emas Antam pada hari ini masih dibanderol seharga Rp 1.517.000 per gram, setelah sempat turun Rp 14.000 per gram pada Sabtu pekan lalu.

Begitu pun dengan harga penjualan kembali alias harga buyback emas Antam yang masih stagnan di level Rp 1.368.000 per gram pada perdagangan hari ini, setelah sempat turun Rp 14.000 per gram.

Sebagaimana diketahui, PT Antam sendiri merupakan perusahaan pelat merah yang menjual emas batangan keluaran mereka dengan berbagai ukuran mulai dari yang terkecil 0,5 gram hingga yang terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram.

Biasanya, harga emas batangan dengan ukuran kecil atau satuan berat yang kecil akan lebih mahal dibanding emas dengan ukuran besar. Hal ini karena adanya biaya tambahan untuk pencetakan.

Setiap pembelian emas batangan Antam akan dikenakan pajak berupa PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun, pajak akan lebih rendah, yakni sebesar 0,45 persen apabila pembeli melampirkan bukti NPWP saat melakukan transaksi.

Pembebanan PPh 22 juga berlaku untuk transaksi buyback emas batangan Antam. Untuk transaksi dengan nilai lebih dari Rp10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non NPWP.

Berikut rincian harga emas Antam pada hari ini berdasarkan satuan berat :

Harga emas 0,5 gram: Rp 808.500
Harga emas 1 gram: Rp 1.517.000
Harga emas 2 gram: Rp 2.974.000
Harga emas 3 gram: Rp 4.436.000
Harga emas 5 gram: Rp 7.360.000
Harga emas 10 gram: Rp 14.665.000
Harga emas 25 gram: Rp 36.537.000
Harga emas 50 gram: Rp 72.995.000
Harga emas 100 gram: Rp 145.912.000
Harga emas 250 gram: Rp 364.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 728.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.457.600.000.

Berita Lainnya

RUU Keamanan Siber Diminta Perkuat Perlindungan Masyarakat

Jakarta– Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr. Pratama Dahlian Persadha menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber harus...

LPDP Telusuri Isu yang Menyeret Nama Alumni Penerima Beasiswa Bima Dewanto

Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyatakan tengah melakukan penelusuran internal terkait isu yang menyeret nama Bima Dewanto dan ramai diperbincangkan di media...

Kementerian ATR/BPN Perkuat Perlindungan Tanah Ulayat di Kabupaten Buton

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat upaya perlindungan hak atas tanah ulayat di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, sebagai bagian...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS