Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyinggung arti kesetiaan dan membagi jenis kawan berdasarkan situasi yang dihadapi. Menurutnya, ada kawan yang hadir saat kondisi menyenangkan, tetapi ada pula yang tetap bertahan ketika seseorang berada dalam kesulitan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Prabowo memang menghadiri perayaan HUT PAN ke-28 di Jakarta International Convention Center (JICC).
“Saudara-saudara, kawan itu ada berbagai golongan. Kawan ada berbagai klasifikasi. Ada kawan di waktu gembira,” kata Prabowo.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa seseorang bisa memiliki kawan ketika sedang berkuasa maupun saat menikmati masa-masa indah. Namun, menurut dia, terdapat jenis kawan yang memiliki arti khusus, yakni mereka yang tetap berada di sisi seseorang ketika menghadapi kesulitan.
Presiden mengatakan pengalaman melewati perjuangan bersama dapat menjadi fondasi dalam membangun hubungan persahabatan yang kuat. Hal itu pula yang ia kaitkan dengan perjalanan hubungannya bersama PAN.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada kader PAN yang disebut memiliki kesamaan nilai perjuangan. Ia menekankan bahwa mempertahankan nilai tersebut membutuhkan keberanian, ketabahan, sekaligus kesetiaan.
PAN diketahui mendukung Prabowo dalam sejumlah kontestasi pemilihan presiden yang diikutinya, termasuk Pilpres 2014, 2019, dan 2024.
Prabowo kemudian mengungkapkan prinsip yang menurutnya menjadi pegangan selama menjalani perjalanan pengabdian.
“Disiplin adalah napasku. Kesetiaan adalah jiwaku. Kehormatan adalah segala-galanya,” kata Prabowo mengutip ajaran seniornya saat bertugas di lingkungan tentara.
Ia menegaskan bahwa kesetiaan tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarkawan. Menurut Prabowo, kesetiaan yang paling utama adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
“Kesetiaan yang pertama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat kita. Kesetiaan itu mudah diucapkan, sulit dijalankan,” ujar Prabowo.
