Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, kedua negara memiliki kedekatan sebagai negara bersaudara sehingga berbagai hal yang berpotensi mengganggu hubungan bilateral perlu dikelola dengan baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo setelah menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Jumat, (18/9/2026).
Prabowo mengatakan hubungan Indonesia dan Malaysia saat ini berjalan dengan baik. Ia mengingatkan agar persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan tidak justru diperbesar.
“Saya kira hubungan kita sama Malaysia sangat baik. Jangan sampai kita hal-hal yang apa ya, mengganggu kita menjadi masalah yang dibesar-besarkan,” tegas Prabowo.
Menurut Prabowo, kedekatan kedua negara menjadi dasar untuk terus memperkuat kerja sama. Ia juga meminta hubungan yang telah terjalin selama ini terus dipelihara.
“Indonesia dan Malaysia adalah saudara. Kita harus bekerja sama. Kita harus pelihara hubungan yang sangat baik,” ujar Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Ahmad Zahid turut membahas sejumlah persoalan serta peluang kerja sama antara Indonesia dan Malaysia.
Salah satu bidang yang menjadi pembahasan adalah industri halal. Kedua negara membicarakan gagasan untuk mengembangkan kerja sama di sektor tersebut.
“Kita juga membahas masalah-masalah lain yang cukup bagus, gagasan untuk kita kerja sama di bidang industri halal dan lain-lain,” pungkasnya.
Pertemuan Prabowo dan Ahmad Zahid juga membahas kerja sama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Malaysia menawarkan bantuan berupa satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 anggota tim pemadam kebakaran untuk membantu Indonesia.
