Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan dan 30 Ribu Koperasi Merah Putih

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa.

Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyampaikan pemerintah telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menurutnya, kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari pelabuhan, dermaga, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, hingga sarana sosial.

“Di bidang perikanan kita sedang membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dilengkapi pelabuhan, dermaga, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial. Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah kita bangun,” ujar Prabowo.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih dapat terealisasi dan beroperasi hingga penghujung 2026. Prabowo menilai potensi laut Indonesia harus mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi nelayan nasional.

Ia menyebut nilai ekonomi sektor perikanan Indonesia mencapai sekitar USD34 miliar per tahun. Namun, menurut Prabowo, sebagian besar potensi tersebut belum dinikmati Indonesia karena masih adanya kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal.

“Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar USD34 miliar. Baru hanya mungkin lima persen yang dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam,” katanya.

Untuk memperkuat industri perikanan nasional, pemerintah juga menyiapkan pembangunan kapal ikan modern. Pada 2027, pemerintah menargetkan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern.

“Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat, tapi kita harus mulai. Pada tahun 2027 akan datang, kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern,” ucapnya.

Koperasi Merah Putih Diperluasl

Selain sektor perikanan, pemerintah juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Prabowo menyebut saat ini telah berdiri 10.000 Koperasi Merah Putih, dengan sekitar 3.300 unit di antaranya telah beroperasi secara optimal.

Pemerintah menargetkan jumlah KDKMP meningkat menjadi 30.000 unit dan beroperasi hingga akhir 2026.

“Hari ini kita telah berhasil mendirikan dan mengoperasikan 10.000 Koperasi Merah Putih, 3.300 di antaranya operasi secara optimal. Dan target kita akhir tahun 2026 harus 30.000 Koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, penguatan koperasi menjadi salah satu cara untuk membuat masyarakat lebih berdaya sekaligus memperkuat penguasaan rantai pasok di dalam negeri.

Ia menilai masyarakat harus dibantu melalui organisasi ekonomi yang mampu memperkuat posisi mereka, sehingga pasar tidak hanya dikuasai oleh kelompok bermodal besar.

“Karena itu, rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui koperasi,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menegaskan seluruh barang subsidi pemerintah nantinya diarahkan untuk disalurkan melalui Koperasi Merah Putih. Kebijakan tersebut ditujukan agar subsidi yang berasal dari uang negara benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.

“Barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan,” tegasnya.

Berita Lainnya

Joko Purnomo, Petani Ngawi yang Sulap SHU Pupuk Jadi Air Minum Gratis

Jakarta - Bagi Joko Purnomo, menjadi petani bukan sekadar pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Makmur, Desa Purwosari, Ngawi, Jawa...

Prabowo: 663 Hari, 121 Kebijakan Transformatif untuk Benahi Masalah Puluhan Tahun

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintahannya telah menetapkan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari atau sekitar 21 bulan sejak dirinya memimpin...

4 Pedoman Prabowo Memimpin Indonesia: Konstitusi, Kepentingan Nasional hingga Generasi Masa Depan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan empat pedoman utama yang menjadi pijakan pemerintahannya dalam memimpin Indonesia. Pedoman tersebut berangkat dari sumpah yang diucapkannya pada 20...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS