Survei Index Politica: Nusron Wahid Masuk 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Bapan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid masuk dalam 10 Menteri dengan kinerja terbaik yang dirilis oleh Lembaga survei Index Politica hari ini. Selain Nusron ada Sembilan Menteri yang memiliki kinerja baik dari survei yang dilakukan pada 5–19 April 2026 melalui wawancara tatap muka langsung.

Direktur Riset Index Politica, Fadly Alimin Hasyim mengatakan, pihaknya merilis hasil survei nasional terbaru terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan para menteri Kabinet Merah Putih tahun 2026. Hasilnya menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Survei tersebut melibatkan 1.610 responden berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah, dengan latar pendidikan minimal lulusan SMA dan bukan anggota TNI-Polri. Responden tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode multistage random sampling serta margin of error ±1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,” terang Fadly dikutip, Selasa (21/4/2026).

Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden mencapai 70,77 persen. Penilaian ini mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, politik, penegakan hukum, hingga pertahanan dan keamanan.

Sementara itu, sebanyak 25,63 persen responden menyatakan tidak puas, dan 3,60 persen lainnya tidak memberikan jawaban. Selain mengukur kinerja presiden, kata dia, survei juga memetakan tingkat kepercayaan publik terhadap para menteri.

“Dalam hasil tersebut, sejumlah nama masuk dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik berdasarkan persepsi masyarakat,” tambahnya.

Berikut 10 Menteri dengan kinerja baik

1. Menteri Keuangan Republik Indonesia Bapak Purbaya Yudhi Sadewa dengan program Ketahanan kebijakan Fiskal & Sektor Keuangan: Fokus pada perumusan kebijakan ekonomi yang adaptif.

2. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan program Sinkronisasi pembangunan bendungan, irigasi, dan akses jalan

3. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menetapkan target dalam periode 2025–2026, khususnya dalam penyelesaian sertifikasi tanah sebanyak 3,05 juta bidang

4. Menteri Pertanian RI bapak Amran Sulaiman dengan program swasemabada beras

5. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar sirait dengan program 3 juta rumah rakyat

6. Menteri Kesehatan RI Bapak Budi Gunadi sadikin dengan program kerja Pembangunan 66 rumah sakit standar international

7. Sekretaris Kabinet (Seskab) Bapak Teddy Indra Wijaya program kerjanya berfokus pada manajemen kabinet dan efisiensi birokrasi

8. Menteri Pertahanan RI Bapak Sjafrie Sjamsuddin dengan program kerja tranfer teknologi kapal selam, drone dan Kapal perang

9. Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Erick Thohir dengan program kerja dana pension atlet

10. Menteri Kebudayaan RI Bapak Fadli Zon dengan program kerja perlindungan warisan budaya dan revitalisasi bahasa

Survei juga mengungkap adanya hubungan erat antara kinerja para menteri dengan tingkat kepuasan terhadap presiden. Artinya, performa kabinet turut memengaruhi persepsi publik terhadap kepemimpinan nasional secara keseluruhan.

“Di sisi lain, penolakan publik terhadap praktik rangkap jabatan di BUMN juga tergolong tinggi. Hal ini dinilai sebagai catatan penting bagi pemerintah dalam menjaga tata kelola yang transparan serta menghindari konflik kepentingan di lingkungan pemerintahan,” katanya.

Berita Lainnya

Rano Karno Evaluasi Cara Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu Usai Dikritik MUI

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan akan mengevaluasi metode pemusnahan ikan sapu-sapu setelah menuai kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia...

Menkeu Tegas! Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Tawaran Utang IMF, Sebut Keuangan RI...

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dirinya menolak tawaran pendanaan utang dari International Monetary Fund dalam pertemuan bilateral yang berlangsung baru-baru...

Terbongkar! KPK Cium Intervensi Lelang oleh Eks Bupati Pati, Aliran Fee Diduga...

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan campur tangan dalam proses lelang proyek yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo, saat masih menjabat sebagai...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS