Resmi Ditahan KPK, Gus Yaqut Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji

Jakarta – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji. Saat digiring penyidik pada Kamis (12/3/2026), Yaqut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima uang dari perkara yang menjeratnya.

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya,” ujar Yaqut.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil selama menjabat sebagai Menteri Agama dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan dan keselamatan jemaah haji Indonesia.

“Dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jamaah,” ucapnya.

KPK sebelumnya menetapkan Yaqut sebagai tersangka pada awal Januari 2026 dalam perkara dugaan korupsi kuota haji. Penetapan tersebut sempat digugat melalui jalur praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, permohonan praperadilan yang diajukan Yaqut akhirnya ditolak oleh hakim. Pengadilan menilai proses penetapan tersangka oleh KPK telah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Hakim tunggal Sulistyo Muhamad Dwi Putro menegaskan bahwa ruang lingkup praperadilan hanya berfokus pada penilaian aspek formal dari proses hukum yang dijalankan.

“Menolak permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” ujar hakim saat membacakan putusan praperadilan nomor 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL pada Rabu (11/3).

Dengan penolakan tersebut, proses hukum terhadap Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji terus berlanjut di tingkat penyidikan oleh KPK.

Berita Lainnya

Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan proaktif dalam menjaga aset tanah agar terhindar dari risiko penyerobotan. Selain menjaga secara fisik, penguatan aspek legalitas...

Presiden Prabowo Siap Merayakan May Day 2026 Bersama Ribuan Buruh di Monas 

Jakarta - Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2026 yang sebelumnya akan digelar di depan DPR/MPR RI akan bergeser ke Monas bersama...

Prabowo Targetkan Revitalisasi 288 Ribu Sekolah Rampung 2028

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan program revitalisasi 288 ribu sekolah di seluruh Indonesia dapat diselesaikan pada 2028. Langkah ini menjadi bagian dari...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS