Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengingatkan seluruh pejabat, termasuk kepala daerah, agar menjalankan amanah masyarakat dengan penuh kejujuran serta tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.
Menurut Djamari, jabatan yang diemban seorang pejabat merupakan bentuk kepercayaan rakyat yang harus dimanfaatkan untuk melayani masyarakat dan mendorong kemajuan daerah, bukan dijadikan sarana memenuhi kepentingan pribadi.
“Kita dulu meminta suara kepada rakyat kita, tolong pilih saya, tolong percayai saya demi kemajuan daerah saya. Tetapi saat dia berada di situ, dia berkhianat kepada rakyatnya,” kata Djamari dikutip, Minggu (2/8/2026).
Ia mengaku prihatin karena masih banyak kepala daerah maupun pejabat yang tersandung persoalan hukum. Menurutnya, tindakan tersebut telah mencederai kepercayaan masyarakat yang diberikan melalui proses demokrasi.
Djamari menegaskan setiap pemimpin harus menyadari bahwa masa jabatan memiliki batas waktu. Karena itu, kesempatan memimpin seharusnya dimanfaatkan untuk memberikan pengabdian terbaik melalui kerja yang bertanggung jawab.
Selain itu, ia menekankan bahwa kejujuran merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, kebohongan mungkin dapat bertahan untuk sementara, namun pada akhirnya akan terungkap dan membawa konsekuensi yang lebih besar.
Ia pun mengutip sebuah pesan bahwa kebohongan bisa melaju lebih cepat, tetapi kebenaran dan kejujuran akan sampai pada tujuannya pada waktunya. Karena itu, setiap pejabat diminta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut, Djamari mengingatkan bahwa semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berakhir ketika seseorang selesai menjabat atau memasuki masa pensiun.
“Saya berharap seluruh pejabat dan aparatur tetap memegang komitmen pengabdian agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus terjaga dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” ujar Djamari.
