Waspada Kartel Pangan di Bulan Ramadhan dan Jelang Lebaran!

Jakarta – Kenaikan sejumlah komoditas pangan pada bulan Ramadhan tahun ini masih dianggap normal dan dalam batas kewajaran. Hal ini disampaikan oleh pengamat ekonomi dari Universitas Muhammdiyah Bengkulu, Dr. Surya Wandiantara.

Ia mengatakan, indikator masih terbilang normal dalam kenaikan komoditas pangan yang terjadi dalam beberapa hari ini. Adapun yang pertama kata Surya adalah lonjakan harga tidak dipicu adanya kelangkaan barang, dan kedua kenaikan pada beberapa komoditas pangan tidak diikuti kenaikan komoditas barang lainnya.

“Kemudian, kenaikan harga komoditas pangan masih diikuti oleh kenaikan tingkat konsumsi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa harga pasar hari ini masih dalam jangkauan daya beli masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, hari ini.

Menurut Surya, stok pangan nasional hingga kini juga berada dalam kategori aman. Artinya, kenaikan harga bukan disebabkan turunnya produkai, melainkan meningkatnya pola konsumsi masyarakat setiap bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

“Budaya atau kebiasaan mengkonsumsi komoditas pangan lebih banyak Ketika bulan Ramadhan menjadi pemicu kenaikan tingkat permintaan pasar. Kenaikan tingkat inilah yang akhirnya direspon dengan kenaikan harga oleh para penjual atau produsen,” tambahnya.

Kendati demikian, Surya menyebutkab bahwa adanya potensi pedagang nakal di sector pangan yang sengaja memanfaatkan momentum untuk mendongkrak harga di luar batas kewajaran demi meraup keuntungan yang lebih besar.

“Kartel atau pedangan inilah yang kemudian sejatinya dapat merusak harga pasar. Sehingga barang-barang di pasar bukanlah cerminan dari hukum permintaan-penawaran yang ideal,” tutupnya.

Berita Lainnya

Pemerintah Kebut Sertifikat Tanah untuk MBR, 1,1 Juta Rumah Jadi Prioritas

Jakarta – Pemerintah memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat proses sertifikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan...

Sudaryono Beri Peringatan Keras: Jangan Jual Nama Saya demi Proyek MBG!

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan secara terbuka, transparan, dan sesuai prosedur. Ia...

Sudaryono Beber PR Utama BGN, Tata Kelola MBG Bakal Dibongkar Total

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi prioritas utama setelah dirinya resmi dipercaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS