Insiden kecelakaan Adu Banteng di Jalur Layang Cipulir, 18 Penumpang Transjakarta Luka Luka

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan armada serta menyebabkan 18 pelanggan mengalami luka ringan.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan Transjakarta bersama petugas di lapangan telah melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi seluruh penumpang untuk mendapatkan pertolongan medis. Pelanggan yang mengalami luka ringan telah memperoleh penanganan, termasuk perawatan di RS Sari Asih. Seluruh biaya penanganan medis ditanggung Transjakarta bersama operator.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar Ayu.

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat bus BMP 220263 sedang melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. Ketika mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk sehingga kendaraan melintas ke jalur sebelah. Pada saat bersamaan, bus MYS 17100 melintas dari arah berlawanan. Bus BMP kemudian menabrak bus MYS yang menyebabkan kerusakan pada kedua armada.

Transjakarta berkomitmen menangani situasi ini secara cepat, transparan, dan profesional, sekaligus memastikan standar keselamatan layanan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pelanggan. Transjakarta juga memastikan layanan Koridor 13 tetap berjalan dengan penyesuaian operasional di lapangan serta penguatan prosedur keselamatan untuk mencegah kejadian serupa.

Berita Lainnya

Terbitkan Surat Edaran Percepatan Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Pemerintah...

Jakarta - Pemerintah memperkuat sinergi dalam mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satunya melalui penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Menteri...

Pemerintah Kebut Sertifikat Tanah untuk MBR, 1,1 Juta Rumah Jadi Prioritas

Jakarta – Pemerintah memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat proses sertifikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan...

Sudaryono Beri Peringatan Keras: Jangan Jual Nama Saya demi Proyek MBG!

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan secara terbuka, transparan, dan sesuai prosedur. Ia...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS