KPK Kawal Anggaran Pendidikan Rp757,8 Triliun, Pastikan Tepat Sasaran

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan melakukan pengawasan sekaligus pendampingan terhadap alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2026 yang disiapkan sebesar Rp757,8 triliun.

“Tentunya, karena pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas yang dekat dengan kebutuhan masyarakat banyak. Dan pendidikan sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang diselenggarakan baik oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Tentu akan dilakukan pengawasan dan pendampingan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Sabtu (16/8/2025).

Budi menegaskan, selain fungsi penindakan, KPK juga berfokus pada langkah pencegahan agar dana pendidikan dapat digunakan sesuai tujuan.

“KPK bisa melakukan upaya-upaya pencegahan, baik melalui pendekatan fungsi koordinasi dan supervisi yang melakukan pengawasan dan pendampingan di pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, KPK juga menjalankan Survey Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan untuk memetakan potensi kerawanan korupsi. Hasil survei tersebut akan menjadi bahan masukan bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat sebagai penerima layanan pendidikan.

“Nah kemudian KPK juga penting untuk terus mengawal insersi pendidikan anti korupsi agar betul-betul terimplementasi dan diterapkan di setiap jenjang pendidikan,” lanjut Budi.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp757,8 triliun atau sekitar 20 persen dari total APBN. Dana tersebut akan diarahkan ke berbagai program, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20 persen, yaitu sekitar Rp757,8 triliun untuk 2026, terbesar sepanjang sejarah NKRI,” ujar Prabowo dalam pidatonya di DPR RI, Jumat 15 Agustus 2025.

Berita Lainnya

DPR Kecam Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha, Minta Aparat Usut Tuntas

Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mengecam keras dugaan tindakan intimidasi yang dialami dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter...

BDT 2026 Lampaui Target, Kemenekraf Dorong Generasi Muda Kuasai Teknologi AI

Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026. Program pengembangan talenta digital tersebut berhasil...

Kemnaker Perkuat Koordinasi Tangani Gelombang PHK, Dorong Pemanfaatan Program JKP

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat langkah penanganan persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kembali meningkat di sejumlah wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS