Banyak Nakalnya, Mendag Ancam Tutup Izin Usaha Importir!

Jakarta – Pemerintah akan mengatur ulang tentang aturan impor. Hal ini diketahui pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso yang saat ini menyoroti adanya ketidak sesuaian dengan ketentuan yang ada.

Hal ini ia lakukan bukan karna tidak ada alasan, karena telah dilakukan penitaan terhadap barang illegal dari china senilai 18,8 miliar dari Gudang milik PT ASIAALUM Trading Indonesia, Tangerang.

Meski memang dalam perjalanan menuju aturan baru, Budi menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan persuasive, namun apabila tidak menjalankan aturan maka perusahaan importit akan dicabut izin usahanya.

Bahkan ia tak segan-segan mendesak agar perusahaan importir nakal segera menarik barang-barang yang tidak standar yang berlaku.”Kalau terbukti melanggar, maka perusahaan tersebut tidak boleh lagi mengedarkan barang dan perusahaan tersebut akan dicabut izinnya,” tegasnya, kepada wak media, hari ini.

Nenurutnya, dalam skema importir, Kementerian PErdagangan harus memberikan efek jera, ahar tidak terjadi lagi kegiatan yang erupa dan merugikan negara.”Sekali lagi, pemerintah akan bertindak tegas terhadappelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku usaha yang bisa merugikan dan mematikan industry usaha dalam negeri.

Berita Lainnya

Syam Basrijal: Udara Bersih Jakarta Harus Dimulai dari Reformasi Sistem Energi Nasional

Jakarta– Direktur PT Gema Aset Solusindo, Syam Basrijal, menilai persoalan polusi udara di Jakarta tidak dapat lagi diselesaikan hanya melalui kebijakan jangka pendek. Menurutnya,...

Prabowo: Indonesia Menuju Negara Makmur dan Adil

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia saat ini tengah menjalani proses transformasi besar di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya mewujudkan negara...

Prabowo Tegaskan Hukum Harus Melindungi Masyarakat Lemah

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menegakkan hukum secara adil serta memastikan perlindungan hukum diberikan kepada masyarakat yang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS