Kasus Penggeledahan di Kemenaker Ternyata Era Menterinya Jokowi

Jakarta – Penggeledahan di kantor Kementerian Tenaga Kerja ternyata menyisahkan banyak pertanyaan. Bahkan kedatangan Lembaga antirasuah tersebut bukan hanya terkait masalah dugaan korupsi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kemnaker pada 2022 lalu.

Adapun penggeledahan dilakukan pada 21 Mei, kemarin, dimana para petugas KPK mendatangi Gedung Kemnaker pada sore hari dan meninggalkan gedun padap pukul16.05 WIB. Kendati demikian,KEmnaker mengaku mendukung Langkah KPK dalam melakukan bersih-bersih.

“Kami sangat mendukung proses hukum yang sedang berjalan, ini merupakan bagian bersih-bersih dan komitmen Bersama untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan dan berintegritas di lingkungan Kemnaker,” ujar Kabiro Humas KEmnaker, Sunardi Manampiar Sinaga dalam keterangan resmi hari ini di Jakarta.

Diketahui, Sunardi menjelaskan bahwa kasus yang edang berlangsung merupakan kasus lama di era tahun 2019 lalu. Selain itu KPK juga melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat yang masuk di KPK pada Juli 2024 lalu.

Sebagai informasi, jika emmang kasus tersebut muncul pada 2019, itu artinya masalah terjadi di era kepemimpinan mantan presiden Jokowi, dimana menterinya adalah Ida Fauziah.

Berita Lainnya

Mau Lihat Karnaval HUT RI ke-81? Ini Rute dan Spot Terbaiknya

Jakarta - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta Pusat bakal semakin semarak dengan digelarnya karnaval pada 17 Agustus 2026. Masyarakat yang ingin menyaksikan...

8 Langkah Pemerintah Pulihkan NTT Usai Diguncang Gempa 7,7

Jakarta - Pemerintah menyiapkan delapan strategi untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores...

27 Ton Logistik Dikirim ke NTT, 3.500 TNI-Polri Dikerahkan

Jakarta - Pemerintah terus mempercepat penanganan pascagempa yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dan ribuan personel gabungan dikerahkan untuk...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS