Jakarta – TNI Angkatan Laut menemukan satu buah pelampung saat melakukan penyisiran hari ketiga pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Temuan tersebut didapati oleh kapal KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan, dekat kawasan Anyer, Banten, Kamis (10/9/2026).
Meskipun demikian, kepolisian dan tim penyidik TNI AL belum dapat menyimpulkan keterkaitan barang bukti yang ditemukan dengan rombongan yang hilang.
“Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul.
Guna mengonfirmasi identitas temuan tersebut, tim gabungan masih menjalankan pemeriksaan teknis sembari melanjutkan operasi penyisiran di area perairan Selat Sunda.
“TNI AL dan tim gabungan masih melakukan pemeriksaan serta pencarian lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan para jurnalis yang tengah dicari,” tambah Tunggul.
Kejagung Sita Rp1 Triliun dan USD 166 Ribu Kasus Korupsi Kawasan Hutan PT PSMI di Lampung
Untuk memperluas daya jangkau pengamatan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dari Lanud Atang Sendjaja. Pengawasan dari udara difokuskan pada titik koordinat lintasan perairan sekitar Pantai Carita hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.
Rombongan yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) tersebut terdiri atas lima insan pers, M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu Agency), Donal (jurnalis lepas), serta tiga kru kapal.
