Jakarta – Usai insiden Kecelakaan yang terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilncing, Jakarta Utara Kamis pagi, sebuah mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak sejumlah siswa, pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sopir dan kernet mobil sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas memastikan masih mendalami bagaimana kendaraan bisa kehilangan kendali. Terkait dugaan rem blong, polisi menyatakan masih menyelidikinya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan total ada 20 korban dalam kejadian ini. “Korban 20 orang, terdiri atas 19 siswa dan 1 orang guru,” kata Budi, Kamis (11/12).
Dari jumlah tersebut, lima orang dirawat di RS Koja, sedangkan 14 korban lainnya dibawa ke RSUD Cilincing. “Satu orang di Puskesmas Cilincing dan sudah pulang,” tambah Budi.
kejadian bermula ketika para siswa sedang mengikuti kegiatan literasi membaca di lapangan sekolah sekitar pukul 06.30 WIB. Tiba-tiba mobil MBG menerobos pagar pintu sekolah dan menabrak para siswa yang berada di area kegiatan.
Sopir kendaraan MBG diketahui bernama Adi Irawan, warga Kelurahan Kalibaru, telah diamankan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan yang digunakan merupakan mobil MBG dari SPPG RW 03 Kalibaru dengan nomor polisi B 2093 UIU.
Dalam video yang beredar, anak-anak dengan seragam merah putih langsung buyar berlari usai insiden tersebut. Mereka terlihat panik usai mobil MBG itu nyelonong masuk.
Daftar Korban
Dalam laporan Polsek Cilincing, korban yang dilarikan ke RSUD Cilincing dan RSUD Koja berjumlah 18 orang, terdiri dari 17 siswa dan satu guru, yakni:
Hafis
Dita
Weren (dirujuk ke RS Koja — memar kepala dan lengan)
Alfaro (luka parah)
M. Filio (dirujuk ke RSUD Koja — robek di kepala)
Bagus
Ahmad Fauzan
Kansa (dirujuk ke RS Koja — tulang lengan)
Salsa
Dian
Anisa Putri
Surya
H. Maryono (guru)
Siti Fadilah
Zahra Nabil
Rey
Abdul Rahman
Yuda
