Sesi I Berakhir, IHSG Masih Parkir di Zona Merah

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami pelemahan yang membuatnya bertengger di zona merah pada pertengahan perdagangan hari ini, Kamis (19/12).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sampai dengan perdagangan sesi I berakhir terpantau masih memerah. IHSG melemah 116,03 poin atau -1,63 persen ke level 6.991,84.

Pergerakan saham pada jeda sesi pertama ini juga didominasi oleh tren negatif. Dimana, sebanyak 525 saham mengalami koreksi, 152 saham cenderung stagnan, dan hanya 102 saham yang terapresiasi.

Perlu diketahui bahwa pada perdagangan pagi tadi, IHSG sempat berada di titik yang lebih rendah pada level 6.953,05. Sementara titik tertingginya berada di level 7.110,31.

Sampai pertengahan hari ini, tercatat nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka Rp7,62 triliun. Hal itu berkat adanya perdagangan 12,23 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 808.322 kali.

Senasib dengan IHSG, bursa di kawasan Asia pada siang ini juga kompak memerah. Di antaranya yakni Nikkei Jepang yang menyusut -0,60 persen, Hang Seng Hong Kong melemah -0,88 persen, dan Shanghai China ambles -0,72 persen.

Selanjutnya, ada Straits Times Singapura yang pada siang ini mengalami penurunan -0,48 persen, Sensex India menukik tajam -1,38 persen, dan Kospi Korea anjlok -1,57 persen.

Berita Lainnya

Prabowo Temui Tony Blair, Bahas Isu Strategis Global

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Senin malam (6/72026). Pertemuan itu...

Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan Tak Sah

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait sah atau tidaknya penangkapan yang dilakukan Polda...

Qodari: Tarif Listrik Berpotensi Naik, Pemerintah Tahan Demi Daya Beli

Jakarta - Pemerintah memutuskan mempertahankan tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi pada triwulan III 2026 atau periode Juli–September sebagai upaya menjaga daya beli...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS