Prabowo Sentil TNI, Polri hingga Kejaksaan: Ingat, Kalian Milik Rakyat!

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh pejabat negara, mulai dari birokrat hingga aparat TNI, Polri, dan Kejaksaan, agar selalu melakukan introspeksi diri serta menyadari bahwa jabatan yang mereka emban merupakan amanah dari rakyat.

Menurut Prabowo, seluruh fasilitas dan kewenangan yang dimiliki pejabat negara berasal dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap aparatur negara harus bekerja untuk kepentingan rakyat dan tidak melupakan asal-usul mandat yang diterima.

“Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu!” kata Prabowo saat memberikan sambutan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

Presiden juga menyampaikan pesan khusus kepada jajaran Kejaksaan. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Kejaksaan, Anda pakai bintang juga, kau! Kau juga milik rakyat!” ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengajak seluruh aparatur negara dan birokrasi untuk terus berbenah serta meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, pemerintahan harus selalu berpihak pada kepentingan rakyat.

“Saya selalu berpesan kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian. Marilah kita sama-sama membenahi diri, memperbaiki diri,” kata Prabowo.

Ia menegaskan tidak ingin terus-menerus menyoroti kesalahan di masa lalu. Namun, seluruh aparatur diminta melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kinerja agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat.

“Saya tidak mau melihat ke belakang, tetapi saya mohon, perbaiki dirimu. Mawas diri. Jangan melawan kepada rakyat,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, masyarakat menginginkan pemerintahan yang bersih, bebas dari praktik korupsi, serta tidak lagi diwarnai penyalahgunaan kewenangan. Karena itu, seluruh pejabat diminta memahami harapan tersebut.

“Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan. Rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan,” tegasnya.

Berita Lainnya

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Wamentan Alim Dorong Ekspor Pangan Diperkuat, Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mendorong peningkatan ekspor pangan nasional yang dibarengi perbaikan kualitas produksi, pengembangan hilirisasi, serta pembenahan tata...

Rahayu Saraswati Ingatkan Pengusaha, Teknologi Baru Jangan Sampai Pangkas Lapangan Kerja

Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati S. Djojohadikusumo meminta para pelaku usaha mempertimbangkan dampak penerapan teknologi baru terhadap ketersediaan lapangan kerja....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS