Jakarta – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film “Tanah Sengketa” di Kota Jayapura, Kamis (9/7/2026), sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai persoalan pertanahan.
Kepala Kanwil BPN Papua Roy Wayoi mengatakan pemutaran film tersebut bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian dari inovasi dalam menyampaikan informasi dan kebijakan strategis di bidang pertanahan kepada masyarakat.
“Melalui film ini kami akan memberikan edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengetahui terkait persoalan tanah di Indonesia maupun di Papua,” katanya.
Roy menjelaskan penggunaan media visual dipilih agar penyampaian informasi menjadi lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
“Selama ini informasi terkait kebijakan pembangunan dan pertanahan lebih banyak disampaikan dalam ruang pemerintah seperti rapat maupun seminar, sehingga dengan adanya media visual ini diharapkan pendekatan komunikasi publik lebih menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan nobar merupakan salah satu inovasi Kanwil BPN Papua untuk mendekatkan komunikasi kepada masyarakat terkait kebijakan pembangunan serta berbagai persoalan di bidang pertanahan.
Ia menilai persoalan pertanahan tidak dapat dipandang dari satu sisi saja karena berkaitan dengan berbagai aspek, seperti sosial, hukum, politik, sejarah, hingga agama. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa harus mempertimbangkan seluruh dimensi tersebut.
“Tugas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional adalah mendaftarkan bidang-bidang tanah yang statusnya sudah bersih dan jelas (clean and clear),” katanya lagi.
Roy juga mengimbau masyarakat agar mengedepankan musyawarah apabila terjadi sengketa atau konflik pertanahan sehingga solusi dapat dicapai secara bersama.
Kegiatan nonton bareng film “Tanah Sengketa” saat ini masih terbatas dengan melibatkan jajaran Kantor Pertanahan Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), serta keluarga besar Kanwil BPN Papua.
