Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan ribuan infrastruktur yang dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat di berbagai daerah menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 3.395 jembatan serta 3.000 sumber air bersih diresmikan pada Kamis (13/8/2026). Infrastruktur tersebut tersebar di sejumlah wilayah Indonesia dan dibangun melalui keterlibatan TNI serta Polri.
Dari total jembatan tersebut, sebanyak 2.500 unit dibangun oleh TNI. Kehadiran jembatan itu ditujukan untuk membuka akses menuju 7.807 desa, 9.008 fasilitas pendidikan, 4.502 fasilitas kesehatan, serta berbagai fasilitas pelayanan publik lainnya.
Sementara itu, Polri membangun sekaligus merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di 30 wilayah kepolisian daerah.
Presiden Prabowo menilai pembangunan tersebut menjadi gambaran nyata pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat. Menurutnya, aparat negara harus selalu berada di tengah rakyat dan memberikan manfaat secara langsung.
“Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi, misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu,” kata Prabowo di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Prabowo juga mengapresiasi semangat gotong royong yang terlihat dalam proses pembangunan. Proyek tersebut tidak hanya melibatkan personel TNI dan Polri, tetapi juga pemerintah daerah, yayasan, relawan, serta masyarakat.
Menurut Presiden, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan bangsa dapat digunakan secara bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini saya bangga. Hari ini sungguh saya terharu. Hari ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu, sungguh-sungguh bangsa yang bergotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kebaikan rakyat,” kata Prabowo.
Ia mengingatkan seluruh pemimpin dan aparat negara bahwa setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat akan mendapat perhatian dan menjadi bagian dari catatan rakyat.
“Walaupun mungkin saudara tidak merasa, tapi semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, dan diingat oleh rakyat. Ingat hal itu,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan juga diberikan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang terlibat dalam pembangunan berbagai infrastruktur tersebut.
Pembangunan jembatan dan sumber air bersih itu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas dasar sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
