Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Korban Teridentifikasi 103 Anak

Yogyakarta – Krisis kemanusiaan di sektor pengasuhan anak mencapai titik baru. Polresta Yogyakarta resmi menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran massal di Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Senin (27/4).

​Kapolresta Yogyakarta menyatakan bahwa dari 13 tersangka tersebut, terdapat ketua yayasan dan kepala sekolah yang diduga melakukan pembiaran sistemik.

“Data terakhir menunjukkan 103 anak terdaftar, dengan 53 di antaranya terkonfirmasi mengalami kekerasan fisik, termasuk temuan anak yang diikat di dalam ruangan sempit,” tegas Kombes Pol. Eva Guna Pandia, dalam rilis resminya.

​Selain kekerasan fisik, fakta mengejutkan terungkap bahwa lembaga ini beroperasi tanpa izin resmi selama setahun terakhir.

Saat ini, lokasi telah dipasangi garis polisi, sementara pendampingan psikologis skala besar mulai dikerahkan untuk menangani trauma para korban yang rata-rata masih balita.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berharap daycare Little Aresha ditutup permanen.

“KPAI berharap ada perlindungan dari LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) karena ada beberapa keluarga anak korban yang didatangi orang tidak dikenal. Dan tentu saja KPAI berharap agar daycare ini ditutup permanen,” ujar Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini.

KPAI berharap ada evaluasi pengelolaan daycare di Kota Yogyakarta. Evaluasi itu dengan mendata daycare yang sudah berizin atau belum serta melakukan pembinaan kepada semua daycare beserta pengelolanya.

Diyah memandang kasus kekerasan di Little Aresha lebih sistematis. “Artinya seolah ada SOP bahwa anak-anak pada jam tertentu mendapatkan perlakuan kaki atau tangan diikat dan orang tua tidak boleh melihat langsung, serta dilakukan masif oleh pengasuh maka seolah sudah ada instruksi demikian. Maka perlu ditelusuri sampai pada pimpinan dan pemilik yayasan, karena kejadian ini sudah agak lama, berulang dan intens,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek daycare Little Aresha dilakukan pada Jumat (24/4) kemarin. Petugas saat melakukan penggerebekan mendapati anak-anak dalam kondisi terikat.

Berita Lainnya

Rocky dan Syahganda Hadiri Pelantikan Jumhur, Momen Santai Bareng Prabowo Jadi Sorotan

Jakarta - Pengamat Politik Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan tampak hadir dalam pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Negara, Senin (27/4/2026). Dari...

Prabowo Subianto Lantik Dudung Abdurachman Jadi Kepala Staf Presiden

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Dudung Abdurachman, sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). Pelantikan berlangsung di Istana...

Bursa Reshuffle Menguat! Nama-Nama Baru Disebut Masuk Kabinet Prabowo Subianto

Jakarta - Isu perombakan Kabinet Merah Putih kian menguat seiring beredarnya sejumlah nama yang disebut-sebut akan mengisi posisi strategis di pemerintahan Prabowo Subianto. Mantan Kepala...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS