Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, tampil mencuri perhatian saat menghadiri upacara pembukaan KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Jumat (8/5/2026).
Dalam agenda diplomatik tersebut, Presiden Prabowo mengenakan setelan jas gelap yang dipadukan dengan peci hitam khas Indonesia. Penampilan itu dinilai menampilkan identitas nasional yang kuat di tengah forum para pemimpin negara ASEAN.
Sorotan terhadap Presiden Prabowo semakin besar ketika ia tiba menggunakan Maung Garuda, kendaraan taktis buatan dalam negeri yang menjadi simbol kemajuan industri pertahanan nasional Indonesia.
Prabowo Dorong ASEAN Percepat Energi Terbarukan dan Penguatan Jaringan Listrik Trans Borneo
Perpaduan antara kendaraan produksi lokal dan peci hitam yang melekat sebagai simbol nasional dinilai mempertegas citra Indonesia di panggung internasional.
Momen tersebut dipandang bukan sekadar kehadiran kepala negara dalam agenda diplomasi regional, tetapi juga menjadi bentuk promosi budaya serta produk strategis nasional Indonesia di hadapan negara-negara ASEAN.
Dalam prosesi penyambutan, Prabowo Subianto disambut pertunjukan budaya sebelum mengikuti sesi foto bersama Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., dan para pemimpin ASEAN lainnya.
Suasana hangat dan penuh persahabatan tampak mewarnai pembukaan KTT ASEAN tersebut. Penampilan Prabowo dengan peci hitam juga menarik perhatian diaspora Indonesia yang menyambut kedatangannya sehari sebelumnya.
Peci hitam yang telah lama menjadi simbol nasionalisme Indonesia dinilai merepresentasikan identitas bangsa secara sederhana namun kuat di forum internasional.
Selain itu, penggunaan Maung Garuda selama rangkaian kegiatan KTT ASEAN turut menunjukkan perkembangan industri pertahanan nasional Indonesia yang kini semakin percaya diri tampil di panggung global.
