Mess MPR di Bandung Akan Direnovasi, Muzani: Punya Nilai Historis Tinggi

Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung lokasi Mess MPR RI di Bandung yang sempat terbakar akibat aksi demonstrasi pada 31 Agustus lalu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau proses revitalisasi dan renovasi yang tengah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dalam peninjauan itu, Muzani menjelaskan bahwa bangunan Mess MPR memiliki nilai historis tinggi karena merupakan bagian dari cagar budaya Kota Bandung. Oleh karena itu, pemulihan gedung tersebut menjadi prioritas agar warisan sejarah bangsa tetap terjaga.

Bacaan Lainnya

“Hari ini saya bersama Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi melihat dari dekat mess MPR yang dibakar massa demonstran pada 31 Agustus lalu. Kami meninjau langsung proses revitalisasi yang tengah berjalan. Sebab, bangunan ini, seperti disampaikan Kang Dedi, adalah cagar budaya dengan nilai historis tinggi, salah satu heritage penting yang dimiliki Kota Bandung dan Jawa Barat,” ujar Muzani.

Muzani juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Dinas PUPR atas kolaborasi dan dukungan terhadap proses renovasi mess tersebut. Ia berharap pembangunan dapat selesai dalam waktu dekat sehingga kembali berfungsi optimal.

“Saya secara khusus berterima kasih kepada Kang Dedi, Pemprov Jabar, dan Dinas PU yang telah menunjukkan komitmen untuk membangun kembali gedung ini. Semoga renovasinya berjalan cepat dan hasilnya bisa kembali dimanfaatkan untuk kepentingan MPR, Pemda Jabar, dan masyarakat Jawa Barat,” jelasnya.

Renovasi gedung Mess MPR ini menggunakan anggaran sebesar Rp11 miliar yang disiapkan oleh Kementerian PUPR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, pihaknya siap mendukung penuh proses pembangunan tersebut.

“Mess MPR ini memiliki nilai heritage yang sangat penting. Pemprov Jabar tentu siap mendukung penuh agar bangunan ini bisa kembali berdiri megah. Prinsipnya saya ikut perintah Pak Ketua MPR, apakah menunggu dari anggaran MPR atau diserahkan ke Jawa Barat, kami siap melanjutkan pembangunannya,” tutur Kang Dedi.

Pos terkait