Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut tidak dirancang untuk menggantikan sekolah negeri yang telah berjalan. Sekolah Rakyat justru ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas layanan pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial Devi Deliani mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan sekolah negeri maupun mengambil alih anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan.

“Sekolah Rakyat melengkapi sekolah negeri yang terus dibenahi di jalurnya masing-masing, bukan menyaingi atau mengambil alih anggarannya,” kata Devi Deliani, di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Menurut Devi, pelaksanaan program tersebut dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas jangkauan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan di berbagai daerah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, negara menargetkan lebih dari 150.000 siswa dapat terlayani pada 2027. Target jangka panjang kita hingga kelak, setiap kabupaten dan kota memiliki gedung permanen berkapasitas lebih dari 2.000 siswa,” lanjut Devi.

Pemerintah menempatkan Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Akses terhadap pendidikan yang setara diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Sekolah Rakyat adalah janji bahwa tidak ada anak Indonesia yang harus mewarisi kemiskinan orang tuanya hanya karena tidak pernah diberi kesempatan. Ini adalah bentuk investasi bangsa untuk menciptakan anak cucu dan generasi mendatang yang tumbuh lebih adil dan sejahtera,” tegas Devi.

Sejalan dengan perluasan program, pemerintah juga menyiapkan fasilitas fisik serta sistem kuota di setiap daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas daya tampung sekaligus memastikan anak-anak dari keluarga rentan memperoleh akses terhadap pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat diarahkan menjadi salah satu jalur untuk memperluas kesempatan pendidikan sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Tito Karnavian Sebut Kepri Makin Maju di Usia 24 Tahun

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan perkembangan pesat setelah 24 tahun berdiri sebagai provinsi hasil pemekaran....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS