KPK-GIZ Dorong Penguatan Pengawasan Dana Otsus untuk Kepentingan Masyarakat

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V bersama dengan Deutsche Gesellschaft fur Internaionale Zumsammenarbeit (GIZ) mendorong pengawasan pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Koordinasi ini dilakukan untuk mencegah kebocoran anggaran dan untuk memastikan dana otsus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Papua.

“Dana otsus harus dikelola secara bertanggung jawab sesuai tujuan utamanya, bukan dijadikan ruang kepentingan pribadi atau kelompok,” kata Kepala Satuan Tugas (Satgas) Korsup Wilayah V KPK Dian Patria, Senin (5/52025).

Dia berharap, pengelolaan dana Otsus Papua berjalan transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan lokal. Dengan demikian, kata dia, masyarakat Papua akan merasakan manfaatnya.

“Jika telah diberi perlakukan khusus, maka pengelolaannya juga harus tunduk pada prinsip akuntabilitas khusus. Afirmasi itu penting, tapi tetap dalam koridor hukum. Semua pihak perlu menerjemahkan kebijakan ini secara kontekstual agar masyarakat Papua benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Dian.

Dian mengatakan, dana otsus bukan sekadar instrumen anggaran, melainkan wujud komitmen negara. Komitmen berupa tiga visi utama dalam Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) 2022–2041.

“Papua tidak bisa dipotret dengan kacamata Jawa. Kita harus pastikan dana ini tidak kembali menguap seperti dua dekade lalu. Papua punya mimpi sendiri. Dana otsus bukan hanya angka, tapi harapan. Tidak bisa lagi pakai pola lama dengan solusi business as usual,” tutur Dian.

“Semoga kita semakin dekat dengan formula terbaik untuk menjadikan Papua yang lebih adil dan sejahtera bagi rakyat kini dan yang akan datang,” lanjut Dian.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS