Komisi III DPR RI Apresiasi BEM dan IKM FH UI Atas Respon Cepat Kasus Kekerasan Seksual

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Hal ini terkait langkah taktis mereka dalam merespon dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa di lingkungan kampus tersebut.

Apresiasi ini diberikan menyusul inisiatif mahasiswa menggelar forum terbuka serupa Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dilaksanakan di Aula FH UI.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menilai mekanisme forum terbuka tersebut merupakan terobosan dalam menangani isu sensitif di lingkungan pendidikan. Ia menyoroti keberanian para mahasiswa untuk berhadapan langsung dengan para terduga pelaku.

“Kami lihat para mahasiswi dan mahasiswa bisa berbicara tegas secara langsung dengan para terduga pelaku untuk mempertanyakan motif mereka,” ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/04/26).

Menurutnya, forum ini bukan sekadar diskusi biasa, melainkan bentuk pengawasan internal yang mengedepankan tiga prinsip utama yaitu, kecepatan, keterbukaan, dan ketegasan.

Menjadi Teladan bagi Institusi Lain

Habiburokhman mengakui bahwa pelanggaran hukum atau perilaku menyimpang bisa terjadi di mana saja. Namun, cara sebuah institusi merespon adalah pembeda utamanya. Ia menilai BEM dan IKM FH UI telah menunjukkan standar moral yang tinggi dengan tidak menutup-nutupi kasus tersebut.

“Respon institusi BEM UI dan IKM FH UI sangat baik karena ‘RDPU’ mereka tersebut mengutamakan transparansi,” tambahnya.

Komisi III DPR RI berharap agar proses ini berlanjut pada langkah hukum atau sanksi akademik yang konkret. Fokus utamanya adalah memastikan adanya pertanggungjawaban yang setimpal bagi mereka yang terbukti bersalah.

“Kami percaya kasus kekerasan seksual ini bisa diselesaikan dengan baik, dalam artian mereka yang bersalah dimintai pertanggungjawaban yang setimpal,” pungkas legislator tersebut.

Langkah progresif mahasiswa FH UI ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi kampus-kampus lain di Indonesia untuk lebih berani dan transparan dalam memutus rantai kekerasan seksual di lingkungan akademik.

Berita Lainnya

Warga Jakarta Bersatu Desak Pantai Ancol Gratis untuk Semua, Tiket Wahana Tetap...

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu meluncurkan petisi bertajuk #AncolUntukSemua. Melalui petisi tersebut, mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses gratis bagi masyarakat yang...

Warga Gelar Aksi di Bundaran HI, Desak Tiket Masuk Pantai Ancol Digratiskan

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi solidaritas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026). Dalam aksi ini, mereka menyuarakan tuntutan...

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS