Jakarta – Harga emas menguat usai Agresi pemerintah Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/26) kemarin.
Dilihat dari pembukaan perdagangan hari ini, pada Senin (5/1/26) hingga pukul 07.00 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,79% di posisi US$4.364,29 per troy ons. Kenaikan ini merespon ketegangan yang terjadi antara pemerintahan AS dengan Venezuela.
Sementara pada perdagangan sebelumnya Jumat (2/1/26), harga emas dunia naik 0,37% di level US$4.329,89 per troy ons. Harga emas kini tengah berada di area sideaway. Emas yang dianggap sebagai safe haven kini kembali mendapat sentimen panas
Proyeksi Emas Usai Konflik Venezueal-AS Memanas
Sebelumnya, harga emas melonjak mencapai rekor tertinggi karena investor memindahkan modal ke aset safe-haven setelah pemogokan di Caracas. Logam mulia ini mencapai puncak bersejarah sebesar US$4.549,71 per troy ons pada 26 Desember 2025 seiring meningkatnya ketegangan global.
Para ahli memperkirakan logam mulia emas akan tetap didukung, dengan target US$5.000 per troy ons pada akhir tahun 2026. Pasokan minyak jangka panjang dapat meningkat jika pemerintahan pro-Barat yang baru menarik investasi ke Caracas
