Hampir 3.000 WNI Dievakuasi dari Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Terlantar

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan sebanyak 2.999 warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah dan negara-negara Teluk telah difasilitasi evakuasi maupun repatriasi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan seluruh proses berjalan terkoordinasi sehingga tidak ada WNI yang terlantar hingga 29 April 2026.

“Sebanyak 2.999 WNI telah difasilitasi, baik untuk evakuasi maupun repatriasi mandiri, termasuk personel TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah menjamin kelancaran proses pemulangan melalui koordinasi antara Kemlu, perwakilan RI di luar negeri, maskapai penerbangan, serta pihak terkait lainnya.

Secara umum, kondisi WNI di kawasan Timur Tengah juga terpantau aman seiring mulai meredanya situasi. Beberapa negara Teluk seperti Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dilaporkan mulai kembali stabil.

Stabilitas tersebut ditandai dengan pembukaan kembali penerbangan secara bertahap serta tidak adanya laporan serangan dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau WNI untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.

“Dalam situasi darurat, para WNI diimbau untuk segera menghubungi hotline perwakilan terdekat maupun hotline pelindungan WNI di pusat,” kata Heni.

Berita Lainnya

Partai Hanura Usulkan Sistem Baru Supaya Caleg Miskin Modal Tak Terdepak!

Jakarta - Partai Hanura menyuarakan keresahannya terhadap mekanisme Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini yang dinilai terlalu ramah kapital. Hanura mendesak adanya reformasi sistem pemilu...

ATR/BPN dan KPK Perkuat Integritas ASN Lewat Pelatihan Antikorupsi

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN). Kolaborasi tersebut...

Truk Pembawa Maut dan Perusak Jalan Tak Bisa Sembunyi Lagi! Kemenhub Luncurkan...

Jakarta - Pengawasan terhadap truk angkutan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan muatan alias Over Dimension Over Loading (ODOL) kini memasuki babak baru. Kementerian...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS