Gedung MK Didemo, Buntut Dugaan Ijazah Palsu Asrul Sani

Jakarta – Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung MK. Adapun tuntutan meraka adalah mendesak agar Asrul Sani mundur dari jabatannya sebagai hakim MK.

“meminta dan mendesak agar Asrul Sani mundur dari jabatannya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi,” tegas Imam Zarkasih, coordinator pengunjuk rasa, hari ini di halaman belakang Gedung MK.

Satu persatu dari pengunjuk rasa bergantian menyampaikan aspirasinya, agar Asrul Sani mundur dari jabatannya, dan disampaikan di atas mobil komando.

Sebagai informasi, desakan mundur tersebut berdasarkan adanya dugaan ijazah palsu yang dimiliki Asruil Sani pada ijazah S3 doctoral. Meski memang pada Senin (17/11) Asrul Sani telah menunjukkan ijazahnya kepada publik.

Namun massa aksi tetap tidak mempercayai apa yang telah disampaikan oleh Asrul Sani. “Saya tetap meyakini bahwa ijazah tersebut palsu, terkait apa yang telah disampaikan dia sah-sah saja. Tapi jaman sekarang inikan kita tidak bisa membedakan yang mana asli dan palsu,” tegasnya.

Sebagai informasi, Collegium Humanum (CH) Warsaw Management University (WMU) Polandia saat ini sedang diusut oleh Lembaga antirasuah di negara tersebut.

“Kami yakin, universitas tersebut juga dikecam oleh banyak Lembaga dari Polandia, ada indikasi yang sudah terorganisir jualo-beli ijazah palsu di kampus tersebut,” tukasnya.

Berita Lainnya

Partai Hanura Usulkan Sistem Baru Supaya Caleg Miskin Modal Tak Terdepak!

Jakarta - Partai Hanura menyuarakan keresahannya terhadap mekanisme Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini yang dinilai terlalu ramah kapital. Hanura mendesak adanya reformasi sistem pemilu...

ATR/BPN dan KPK Perkuat Integritas ASN Lewat Pelatihan Antikorupsi

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN). Kolaborasi tersebut...

Truk Pembawa Maut dan Perusak Jalan Tak Bisa Sembunyi Lagi! Kemenhub Luncurkan...

Jakarta - Pengawasan terhadap truk angkutan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan muatan alias Over Dimension Over Loading (ODOL) kini memasuki babak baru. Kementerian...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS