Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama jajaran pemangku kepentingan melakukan peninjauan intensif terhadap kesiapan infrastruktur Pelabuhan Bakauheni di Lampung dan Pelabuhan Merak di Banten. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas penyeberangan menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Polri, Komjen Pol Roycke Harry Langie, menjelaskan bahwa survei lapangan ini ditujukan untuk mengumpulkan indikator serta data teknis guna merancang skema Operasi Pengamanan Nataru.
“Dari tiga titik yang sudah kami lihat, secara umum sudah sesuai standar. Nanti mungkin ada teknis-teknis lain yang akan kita atur, baik mulai dari jalur masuk maupun jalur keluar,” ujar Roycke dalam rilis resminya di Jakarta.
Rangkaian Titik Peninjauan dan Aksesibilitas
Rombongan survei dipimpin langsung oleh Astamaops Polri bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin beserta perwakilan instansi lintas sektoral.
Pengecekan diawali dari kawasan Lampung, melingkupi Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan BBJ Muara Pilu, dan Pelabuhan Wika Beton di Kabupaten Lampung Selatan. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke wilayah Banten dengan mengecek Pelabuhan BBJ Bojonegara serta Pelabuhan Pelindo Ciwandan di Merak.
Fokus peninjauan mencakup kelayakan infrastruktur pelabuhan, kelancaran akses jalan pendukung, hingga skema rekayasa arus kendaraan keluar-masuk kawasan penyeberangan.
Kesiapan dan Evaluasi Infrastruktur
Kakorlantas Polri, Brigjen Pol Aries Syahbudin, memberikan apresiasi atas peningkatan mutu sarana fisik di kawasan Pelabuhan Bakauheni yang dinilainya lebih matang dibandingkan periode sebelumnya.
“Berdasarkan evaluasi dua tahun terakhir, secara infrastruktur ini jauh lebih baik,” pungkasnya.
Seluruh temuan di lapangan akan dijadikan bahan evaluasi bersama antara Polri dan pihak pengelola jasa transportasi untuk mematangkan konsep pengamanan Nataru 2026–2027.
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Turmudi, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Raharja Awaludin, serta jajaran perwakilan instansi terkait lainnya.
