Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan mulai memberikan dampak yang lebih nyata terhadap perekonomian masyarakat pada 2027.
Prabowo menjelaskan, KDKMP dirancang sebagai bagian dari sistem rantai pasok kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperpendek jalur distribusi sehingga harga kebutuhan pokok dapat lebih terjangkau.
Pemerintah saat ini masih terus mengembangkan program KDKMP. Prabowo menyebut baru sekitar 6.000 koperasi yang telah beroperasi. Meski demikian, ia meyakini manfaat ekonomi program tersebut akan semakin terasa seiring dengan bertambahnya jumlah KDKMP.
“Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih,” jelas Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026).
Menurut Prabowo, KDKMP menjadi salah satu terobosan untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien. Melalui skema tersebut, produk dari para produsen diharapkan dapat lebih cepat sampai kepada konsumen tanpa melewati terlalu banyak perantara.
Ia mencontohkan hasil pertanian yang selama ini harus melewati sekitar lima mata rantai perantara sebelum akhirnya sampai kepada konsumen.
Prabowo mengatakan, setiap perantara dapat mengambil keuntungan dari proses distribusi tersebut. Bahkan, margin yang diperoleh disebut dapat mencapai 30 hingga 40 persen.
Kondisi itu, menurutnya, berdampak pada harga bahan pangan yang harus dibayar lebih mahal oleh konsumen. Di sisi lain, pendapatan petani belum tentu meningkat secara optimal karena sebagian nilai keuntungan berada pada mata rantai distribusi.
Karena itu, Prabowo melihat KDKMP dapat menjadi salah satu upaya untuk memangkas panjangnya rantai distribusi tersebut.
“Dengan KDKMP, petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen,” kata dia. “Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya,” imbuh Prabowo.
Prabowo menilai pengembangan ekosistem ekonomi berbasis desa melalui KDKMP menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi perekonomian nasional.
Selain koperasi desa, pemerintah juga menjalankan sejumlah program strategis lainnya, mulai dari sektor pangan dan energi hingga pendidikan, perumahan, hilirisasi, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
