PSEL Bali Siap Ubah Sampah Jadi Listrik, Ciptakan 1.200 Lapangan Kerja

Jakarta – Pemerintah bersama Danantara mulai merealisasikan pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilaksanakan pada Rabu (8/7/2026). Proyek ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pengelolaan sampah nasional sekaligus mendorong pemanfaatan energi bersih.

Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada akhir 2027 dengan kapasitas mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari atau sekitar 80–90 persen dari total timbulan sampah harian di Bali. Sampah yang diolah nantinya akan dikonversi menjadi energi listrik.

PSEL Bali diproyeksikan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah modern di Indonesia. Model serupa selanjutnya akan diterapkan di sejumlah wilayah dengan produksi sampah tinggi dan telah berstatus darurat sampah, seperti Kota Bekasi, kawasan Bogor Raya, serta delapan lokasi strategis lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Laksmi Widyajayanti, mengatakan pembangunan PSEL tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

“Implementasi kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus meningkatkan pasokan energi bersih nasional untuk memperkuat ketahanan energi, serta menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau (green jobs), peningkatan investasi teknologi ramah lingkungan, serta terbentuknya ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan,” ujar Laksmi, Senin (27/7/2026).

Meski didukung teknologi pengolahan modern, Laksmi menegaskan keberhasilan sistem pengelolaan sampah tetap bergantung pada peran aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Dengan adanya PSEL, bukan berarti semua sampah dapat dicampur. Pemilahan sampah sejak dari sumber merupakan kunci yang harus dimulai dari diri sendiri, 1 tetap menjadi langkah yang sangat penting yang kami harapkan dari seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan pembangunan PSEL menjadi bagian dari transformasi pengelolaan sampah nasional. Seluruh tahapan proyek akan terus dikawal agar berjalan sesuai target sehingga mampu menghadirkan sistem pengolahan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan penggunaan energi bersih di Indonesia.

Berita Lainnya

Politikus Gerindra Dukung Mekanisme In Rem dalam RUU Perampasan Aset

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mendukung penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset agar...

3 Gunung Api Masih Siaga, BNPB Ingatkan Ancaman Erupsi hingga Lahar Hujan

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga gunung api di Indonesia yang masih berstatus Level III...

Dari Penerima Bansos Jadi Pelaku Usaha, KDKMP Buka Peluang Ekonomi Produktif

Jakarta - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial. Melalui koperasi, masyarakat tidak hanya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS