Megawati Terima Dubes Korsel dan UEA di Menteng

Jakarta – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soon-gu dan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri secara terpisah di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Dalam pertemuan dengan Dubes Korea Selatan, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo, serta Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri dan Ahmad Basarah.

Saat memasuki ruang pertemuan, Dubes Yoon mengungkapkan kekagumannya terhadap kediaman Megawati yang sarat dengan nilai sejarah.

“Saya terhormat karena hari ini bisa bertemu Ibu Megawati dan bisa berkunjung ke ruangan ini. Sejarah bangsa Indonesia ada di ruangan ini. Saya melihat banyak foto Presiden Soekarno, foto Ibu Megawati dan saya bertemu dengan Ibu dan anak Ibu secara langsung,” kata Dubes Yoon dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Yoon juga mengapresiasi perhatian Megawati terhadap upaya perdamaian di Semenanjung Korea. Menurutnya, pengalaman dan hubungan baik Megawati dengan Korea Selatan maupun Korea Utara menjadi modal penting untuk mendorong dialog kedua negara.

“Ibu Mega punya pengalaman, keahlian serta kedekatan dengan dua negara yakni Korea Utara dan Korea Selatan. Sehingga menjadi modal sebagai perantara bagi kedua negara untuk mau bersama melakukan dialog damai di meja perundingan,” sebut Dubes Yoon.

Ia menilai langkah paling penting saat ini adalah membuka ruang dialog dengan Korea Utara tanpa menetapkan berbagai persyaratan terlebih dahulu.

Menanggapi hal tersebut, Megawati menceritakan pengalamannya saat dipercaya menjadi utusan perdamaian oleh Presiden Korea Selatan pada era Presiden Kim Dae Jung.

“Saya saat itu mengusulkan adanya pertemuan dan reuni antarkeluarga yang terpisah akibat terbelahnya Korea di garis batas Pamunjon. Serta mengusulkan adanya kerjasama ekonomi antara kedua negara serumpun,” papar Megawati.

Dubes Yoon pun menyampaikan akan meneruskan hasil pembicaraan tersebut kepada Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dan menilai Megawati merupakan figur yang tepat untuk menjadi utusan khusus (special envoy) dalam upaya perdamaian kedua Korea.

Usai pertemuan tersebut, Megawati menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri.

Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi Prananda Prabowo, Rokhmin Dahuri, Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP Andi Widjajanto, serta Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid.

Dubes Al Dhaheri menyampaikan salam hangat dari Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan sekaligus mengingat kembali kunjungan Megawati ke UEA pada Februari lalu.

“Terima kasih telah mampir berkunjung ke rumah saya di Abu Dhabi pada Februari lalu. Saya meneruskan salam hangat dari Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Dia tahu pertemuan ini dan mengirimkan salam hangat kepada Ibu,” kata Dubes Al Dhaheri.

Keduanya membahas berbagai isu, mulai dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah hingga peluang peningkatan kerja sama Indonesia dan UEA.

Megawati juga mendorong kolaborasi antara Pemerintah UEA dan Megawati Institute dalam bidang toleransi beragama, Pancasila, serta kajian pemikiran para pendiri bangsa kedua negara. Selain itu, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati berharap kerja sama riset antara BRIN dan Pemerintah UEA semakin diperkuat, termasuk penelitian mangrove yang telah berjalan di Bali.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp20.000, Kini Dibanderol Rp2,615 Juta per Gram

Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali melemah pada perdagangan Selasa pagi (14/7/2026). Berdasarkan data dari laman Logam Mulia yang dipantau...

DPR Minta Kemendagri Perkuat Pengawasan Kepala Daerah

Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap kepala daerah setelah Komisi Pemberantasan...

Bakom: Prabowo Minta Aparatur Jaga Integritas

Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh aparatur negara untuk terus melakukan introspeksi serta menjaga...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS