Harga Emas Antam Turun Rp20.000, Kini Dibanderol Rp2,615 Juta per Gram

Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali melemah pada perdagangan Selasa pagi (14/7/2026). Berdasarkan data dari laman Logam Mulia yang dipantau pukul 09.47 WIB, harga emas turun Rp20.000 per gram menjadi Rp2.615.000 dari sebelumnya Rp2.635.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback). Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.352.000 per gram. Meski demikian, harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.

Dalam ketentuannya, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari total nilai transaksi saat pelaksanaan.

Sementara itu, pembelian emas Antam juga dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar sesuai ketentuan yang berlaku.

Berikut rincian harga emas Antam terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.357.500
  • 1 gram: Rp2.615.000
  • 2 gram: Rp5.170.000
  • 3 gram: Rp7.730.000
  • 5 gram: Rp12.850.000
  • 10 gram: Rp25.645.000
  • 25 gram: Rp63.987.000
  • 50 gram: Rp127.895.000
  • 100 gram: Rp255.712.000
  • 250 gram: Rp639.015.000
  • 500 gram: Rp1.277.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.555.600.000

Penurunan harga ini menjadi lanjutan koreksi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, sehingga pelaku investasi maupun masyarakat yang berencana membeli atau menjual emas disarankan terus memantau pembaruan harga resmi dari Logam Mulia Antam sebelum bertransaksi.

Berita Lainnya

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Wamentan Alim Dorong Ekspor Pangan Diperkuat, Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mendorong peningkatan ekspor pangan nasional yang dibarengi perbaikan kualitas produksi, pengembangan hilirisasi, serta pembenahan tata...

Rahayu Saraswati Ingatkan Pengusaha, Teknologi Baru Jangan Sampai Pangkas Lapangan Kerja

Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati S. Djojohadikusumo meminta para pelaku usaha mempertimbangkan dampak penerapan teknologi baru terhadap ketersediaan lapangan kerja....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS