KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kasus DJKA ke Budi Karya Sumadi

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan aliran dana dalam kasus Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) yang disebut-sebut mengarah kepada Budi Karya Sumadi melalui staf ahlinya, Robby Kurniawan.

“Kami masih dalami terkait itu,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Perkara DJKA sendiri berkaitan dengan dugaan suap dalam proyek pembangunan serta pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Kementerian Perhubungan. Selain menelusuri aliran dana, KPK juga mendalami kemungkinan adanya perintah dalam pengondisian proyek di lingkungan DJKA.

“Tentu kami juga mendalami bagaimana peran dari pihak-pihak di Kementerian Perhubungan ya sebagai kementerian yang membawahi DJKA, seperti apa dalam konteks pengadaan barang dan jasa di lingkungan DJKA,” katanya.

Dalam proses penyidikan, Budi Karya Sumadi terakhir diperiksa sebagai saksi pada 9 Maret 2026, sedangkan Robby Kurniawan diperiksa pada 5 Mei 2026.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, yang kini dikenal sebagai BTP Kelas I Semarang.

Seiring perkembangan penyidikan, KPK telah menetapkan puluhan tersangka. Hingga Januari 2026, tercatat 21 orang telah ditetapkan dan ditahan, serta dua korporasi turut dijadikan tersangka dalam perkara tersebut.

Dugaan korupsi mencakup sejumlah proyek strategis, di antaranya pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso, proyek jalur kereta di Makassar, beberapa proyek konstruksi di Lampegan Cianjur, hingga perbaikan perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatera.

Dalam proyek-proyek tersebut, penyidik menduga terjadi pengaturan pemenang tender melalui rekayasa sejak tahap administrasi hingga penentuan pelaksana proyek.

Berita Lainnya

OJK Tekankan Literasi Keuangan untuk Tangkal Judi Online dan Kejahatan Digital

Jakarta - Maraknya praktik judi online (judol) di Indonesia mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai perlindungan utama bagi masyarakat. Anggota...

Budaya Riset Jadi Fondasi Kebijakan Bencana di Tengah Ancaman Krisis Iklim

Jakarta - Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo, menegaskan pentingnya budaya riset sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan kebencanaan. Selain itu, ia...

Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan

Palembang – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS