Ketua Komisi X DPR RI: Pendidikan Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian, meraih penghargaan dalam ajang KWP Award 2026 pada kategori Legislator Peduli Pendidikan dan Pengembangan SDM. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendorong kemajuan pendidikan nasional.

Hetifah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) atas penghargaan yang diberikan. Dia menegaskan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan sektor pendidikan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) atas penganugerahan KWP Award 2026 kategori Legislator Peduli Pendidikan dan Pengembangan SDM. Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur, sekaligus sebagai amanah untuk terus bekerja lebih keras dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan nasional,” kata Hetifah, Kamis (16/4/2026).

Hetifah menekankan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam dunia pendidikan.

“Bagi saya, penghargaan ini bukan ditujukan kepada pribadi semata, melainkan bentuk apresiasi bagi seluruh insan pendidikan: para guru, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, siswa, mahasiswa, pemerintah daerah, serta seluruh pihak di DPR RI yang selama ini bersama-sama mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang lebih baik,” ucapnya.

Menurut Hetifah, pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Karena itu, saya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, melalui pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kesejahteraan dan perlindungan pendidik dan tenaga kependisikan, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” ucapnya.

Hetifah berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi semua pihak untuk terus berkolaborasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergotong royong menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

KWP Award 2026 merupakan agenda rutin dua tahunan yang mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.

Ajang ini bertujuan untuk memotret kinerja para pemimpin dan wakil rakyat secara objektif melalui pengamatan pers.

Pada gelaran tahun ini, tercatat ada lebih dari 60 nominasi penerima penghargaan. Sebagai informasi, tradisi pemberian penghargaan ini telah berlangsung konsisten, seperti KWP Awards 2021 yang dipimpin Marlen Erikson Sitompul dan KWP Awards 2023 yang dinakhodai Ariawan bersama Samrut Lellosima.

Pelaksanaan KWP Award 2026 juga mendapat dukungan luas dari sejumlah perusahaan negara (BUMN) dan swasta yang berperan dalam pembangunan nasional, di antaranya Bank Mandiri, BNI, BRI, GoTo, Astra, Hutama Karya, PLN, Taspen, Inalum dan lain-lain.

Dukungan ini mempertegas pentingnya kolaborasi antar-elemen dalam mewujudkan tata kelola negara yang lebih baik.

Berita Lainnya

Warga Jakarta Bersatu Desak Pantai Ancol Gratis untuk Semua, Tiket Wahana Tetap...

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu meluncurkan petisi bertajuk #AncolUntukSemua. Melalui petisi tersebut, mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses gratis bagi masyarakat yang...

Warga Gelar Aksi di Bundaran HI, Desak Tiket Masuk Pantai Ancol Digratiskan

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi solidaritas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026). Dalam aksi ini, mereka menyuarakan tuntutan...

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS