Pramono Klarifikasi Isu Halte Pakai Nama Parpol: Cuma Bercanda, Naming Rights Tetap untuk Dunia Usaha

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan, tidak ada kebijakan yang memperbolehkan halte di Jakarta menggunakan nama partai politik melalui skema naming rights.

Ia menjelaskan, pernyataan sebelumnya yang menyebut parpol bisa ikut dalam hak penamaan halte hanyalah gurauan semata.

“Sebenarnya saya sambil bercanda, saya perbolehkan partai politik. Eh yang judul utamanya saja gitu. Oh nggak lah!” tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kebijakan naming rights tetap diperuntukkan bagi kalangan dunia usaha, baik perusahaan swasta maupun milik daerah dan negara.

Pramono juga mengungkapkan bahwa hampir seluruh halte, khususnya milik Transjakarta, saat ini telah memiliki hak penamaan.

“Semua halte di Jakarta udah nggak ada yang nggak ada namanya. Karena begitu dikasih nama, ada cuan-nya. Yang paling utama adalah dunia usaha,” ujarnya.

Sebelumnya, saat menghadiri perayaan Paskah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Pramono sempat melontarkan pernyataan yang membuka peluang berbagai pihak, termasuk partai politik, untuk ikut dalam naming rights halte dan stasiun.

Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui komersialisasi fasilitas publik.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berkelakar di hadapan Erwin Aksa dan Inggard Joshua bahwa siapa pun bisa memberi nama halte selama memenuhi kewajiban pembayaran.

“Ada halte namanya Nescafe, Teh Sosro, macam-macam semuanya siapa saja yang paling penting bayar. Bahkan kalau Golkar mau buat halte pun boleh, Pak Erwin, yang paling penting bayaran aja,” ucap Pramono.

Berita Lainnya

Protes Upah Lembur, Sejumlah Gerai Indomaret Tutup Operasional Selama Dua Hari

Jakarta – Aksi protes terkait pembayaran upah lembur masih berlanjut di sejumlah gerai Indomaret di berbagai daerah hingga Senin, 1 Juni 2026. Sejumlah karyawan...

Ini Kata Timwas Haji DPR Soal Fasilitas Jemaah Haji Selama di Madinah

Jakarta - Anggota Tim pengawas haji dari DPR RI, Saan Mustopa mengatakan, bahwa pihaknya meminta kepada petugas daerah kerja (Daker) Madinah agar memfasilitasi Jemaah...

Utusan Khusus Emir Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Penting untuk...

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al-Thani...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS