Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al-Thani di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Sheikh Saoud menyampaikan pesan khusus dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, kepada Presiden Prabowo. Isi pesan tersebut tidak diungkapkan kepada publik karena pembahasan berlangsung secara tertutup di ruang kerja Presiden.
Seskab Teddy Tegaskan Biaya Tambahan Kunjungan Prabowo Ditanggung Pribadi, Bantah Bebani Negara
Menurut keterangan resmi Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo menyambut baik perhatian yang disampaikan Emir Qatar dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan negara Timur Tengah tersebut.
Sebelum membahas pesan khusus dari Emir Qatar, kedua pihak juga meninjau perkembangan berbagai kerja sama strategis yang telah dijalin antara Indonesia dan Qatar. Salah satunya adalah tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) mengenai Dialog Strategis Indonesia-Qatar yang ditandatangani pada 13 April 2025 di Doha.
Penandatanganan MoU tersebut sebelumnya disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Emir Qatar sebagai langkah memperkuat kemitraan kedua negara di berbagai sektor penting.
Melalui forum Dialog Strategis Indonesia-Qatar, kedua negara berkomitmen meningkatkan kerja sama di bidang politik luar negeri, isu regional dan internasional, pertahanan dan keamanan, penanggulangan terorisme, perdagangan dan investasi, pertukaran budaya, hingga hubungan antarmasyarakat.
Sekretariat Presiden menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh persahabatan, dan mencerminkan hubungan yang semakin erat antara kedua negara.
Pertemuan itu juga menjadi sarana memperkuat komunikasi tingkat tinggi antara Jakarta dan Doha sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan.
Pemerintah Indonesia menilai hubungan yang semakin kuat dengan Qatar tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua negara, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran kawasan yang lebih luas.
