Pemerintah Pastikan Harga BBM Belum Naik di Tengah Ketegangan Iran–Israel

Jakarta – Pemerintah memastikan belum ada rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas akibat konflik Iran–Israel.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah koordinasi antara pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Pertamina, atas arahan Presiden.

“Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Dari hasil koordinasi tersebut, disepakati bahwa harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tidak akan mengalami penyesuaian dalam waktu dekat.

“Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi,” jelasnya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pasokan BBM tetap aman dan terkendali. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak panik atau khawatir terhadap kemungkinan kelangkaan maupun kenaikan harga.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin, dan harga tidak mengalami penyesuaian,” tambahnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Berita Lainnya

Gempa NTT 7,7 SR, Pemerintah Prioritaskan Evakuasi Korban Terjebak

Jakarta - Pemerintah langsung mengambil sejumlah langkah prioritas setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Kepala Badan Nasional Penanggulangan...

TNI Kerahkan Hercules dan KRI, 14 Warga Tewas Akibat Gempa NTT

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat membantu penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mengirim personel, TNI menyiapkan...

Indonesia Mulai Ekspor Beras ke Malaysia, 1.000 Ton Jadi Pengiriman Perdana

Jakarta - Indonesia kembali mencatat perkembangan penting di sektor pangan. Setelah lama mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan beras, pemerintah kini mulai membuka peluang ekspor...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS