Jakarta – Sebanyak 22 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran akhirnya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan pantauan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, rombongan WNI tersebut mendarat sekitar pukul 19.00 WIB. Kedatangan mereka didampingi oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta sejumlah pihak terkait.
Para WNI yang dievakuasi didominasi pelajar dan pekerja yang sebelumnya berada di Iran. Saat tiba di bandara, beberapa dari mereka tampak menahan haru dengan mata berkaca-kaca sambil mengucapkan rasa syukur setelah berhasil kembali ke Tanah Air.
Sebagian WNI perempuan terlihat mengenakan busana syar’i berwarna hitam, sementara yang lain tampil dengan pakaian kasual. Mereka juga membawa koper serta tas jinjing setelah menempuh perjalanan panjang menuju Indonesia.
Meski tampak lelah, raut wajah lega terlihat jelas ketika mereka menginjakkan kaki di Indonesia. Suasana haru semakin terasa saat para WNI bertemu dengan keluarga yang telah menunggu di bandara.
Tangis pun pecah ketika mereka saling berpelukan dengan anggota keluarga. Beberapa di antaranya tak mampu menahan air mata saat bersalaman atau memeluk kerabat yang menyambut kepulangan mereka.
“Alhamdulillah bu, aku sudah (tiba) di Indonesia,” ucap salah seorang WNI yang langsung menangis saat bertemu ibunya di Bandara Soetta.
Diketahui, situasi di Iran memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke ibu kota Teheran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menanggapi serangan itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan melakukan serangan balasan sehingga meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.





