Pigai: Kami Terima Koreksi Bagi Pihak yang Keberatan Soal KUHAP

Jakarta – Setidaknya 80 persen daei revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai telah sesuai dengan nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini disampaikan oleh Menteri HAM NAtalius Pigai saat menghadiri ‘Kick Off Satu Data HAM’ di Jakarta, hari ini.

Diketahui, Kick Off Satu Data HAM ini diseb=but-sebut sebagai tonggak dimulainya intgrasi dan interoperabilitas data HAM antarsektor.

“Boleh saya jujur, Undang-Undang KUHAP itu proses penegakan hukum , baik itu criminal justice system, human right justice system, terutama criminal justice system, proses penegakan hukum dalam peradilan kriminal di Indonesia itu unsur hak asasi manusia 80% ujarnya, dalam kesempatan tersebut.

Kendati demikian, Pigai meminta kepada pihak-pihak yang masih keberatan dengan KUHAP nbaru untuk diskusi, bahkan ia siap menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak.

“Oleh karena itu, jika ada yang masih merasa keberatan, Kementerian HAM membuka pintu selebar-lebarnya untuk melakukan koreksi,” tutupnya.

Berita Lainnya

Prabowo Tegaskan Pertahanan Jadi Kunci Kedaulatan di Tengah Geopolitik Dunia Memanas

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan penguatan pertahanan nasional menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas serta kedaulatan negara, terutama di tengah situasi...

Badan Bank Tanah Bakal Terima PMN Rp2,95 Triliun untuk Dukung Program Perumahan

Jakarta - Badan Bank Tanah akan menerima penyertaan modal negara (PMN) non tunai berupa aset tanah senilai Rp2,95 triliun pada 2026. Aset tersebut berada...

Wali Kota Jakbar Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah Tangga

Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah meninjau kegiatan Sedekah Sampah di RW 03 Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan. Kegiatan tersebut turut dihadiri...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS