Teroris Papua Tembak Purnawirawan TNI AD

JAKARTA – Teroris Papua kembali melancarkan serangan dengan menyerang sejumlah warga dengan tembakan senjata api.

Dimana kali ini teroris Papua menembak purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) berinisial LOR di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

“Penembakan gerombolan OPM ini menyebabkan yang bersangkutan mengalami luka tembak di bagian ketiak kiri,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Holopis.com, Selasa (3/12).

Candra menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di Pasar Ilaga, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Senin (2/12) sekitar pukul 19.00 WIT.

Namun, Candra tidak merinci kronologi kejadian namun dia memastikan korban dalam keadaan sadar usai penembakan.

“Korban merupakan seorang purnawirawan TNI AD yang kerap membantu masyarakat dalam kegiatan teritorial, sehingga kesehariannya dikenal oleh masyarakat sosok yang peduli dan religius,” tuturnya.

Candra menuturkan, korban sempat dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ilaga. Namun belakangan dirujuk ke RSUD Mimika pada Selasa (3/12) pagi.

“Korban telah dievakuasi dari Ilaga menuju Timika menggunakan pesawat untuk mendapatkan proses penanganan medis di RSUD Mimika,” tutupnya.

Berita Lainnya

KPK Ungkap Alasan Amankan Istri Kedua Bupati Kuansing dalam OTT

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan mengamankan Suci Nita Edwar, istri kedua Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan...

KPK Buka Peluang Periksa Menhut dalam Kasus Gratifikasi Pelepasan Hutan di Kuansing

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan...

KPK Periksa Peran Kemenhut dalam Kasus Kuansing

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterlibatan Kementerian Kehutanan dalam perkara gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) yang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS