Trenggalek — Pemerintah Kabupaten Trenggalek secara resmi meluncurkan Program Sangu Sampah sekaligus website aplikasi berbasis teknologi blockchain, TGX Waste Coin, sebagai inovasi pengelolaan sampah digital yang mendukung target Net Zero Carbon Indonesia 2045. Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Gedung Serbaguna Desa Malasan, Kecamatan Durenan, Kamis (18/12).
Program Sangu Sampah merupakan pendekatan baru dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai aset digital yang bernilai ekonomi. Melalui integrasi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) pada platform TGX Waste Coin, setiap proses pencatatan dan penilaian sampah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tidak dapat dimanipulasi.
Program ini melibatkan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga SMA/SMK yang berperan sebagai Green Rangers. Para siswa mengumpulkan sampah dari rumah dan lingkungan sekitar untuk kemudian disetorkan ke sekolah masing-masing. Sampah yang terkumpul dicatat melalui aplikasi TGX Waste Coin dan dikonversi menjadi koin atau uang digital yang menjadi hak milik siswa serta dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan bahwa Program Sangu Sampah dirancang sebagai solusi strategis daerah dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
“Melalui sistem digital berbasis blockchain, pengelolaan sampah menjadi lebih efisien, transparan, dan berdampak ekonomi. Ini adalah bentuk kontribusi nyata daerah dalam mendukung target Net Zero Carbon Indonesia 2045,” ujarnya.
Lebih dari sekadar program lingkungan, Sangu Sampah juga menjadi sarana pendidikan literasi digital dan inklusi keuangan sejak dini. Dengan keterlibatan langsung pelajar, program ini membangun kesadaran lingkungan, pemahaman ekonomi digital, serta tanggung jawab sosial generasi muda.
Peluncuran Program Sangu Sampah dan website aplikasi TGX Waste Coin turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pendidik, serta para pemangku kepentingan lintas sektor yang menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan program ini. Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendorong agar model ini dapat direplikasi oleh daerah lain sebagai praktik baik nasional dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Tentang TGX Waste Coin
TGX Waste Coin adalah platform digital pengelolaan sampah berbasis blockchain yang dirancang untuk mencatat, memverifikasi, dan mengonversi sampah menjadi nilai ekonomi secara transparan dan aman. Platform ini mendukung ekosistem ekonomi sirkular, pengurangan emisi karbon, serta penguatan literasi digital dan inklusi keuangan.





